Disdikbud Kaltim Paparkan Alasan Seragam Gratis Baru Dibagikan Agustus 2026
Samarinda

Disdikbud Kaltim Paparkan Alasan Seragam Gratis Baru Dibagikan Agustus 2026

  • Disdikbud Kaltim menjelaskan alasan pembagian seragam sekolah gratis 2026 baru dimulai Agustus.
Samarinda
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur menjelaskan alasan pembagian program seragam sekolah gratis Tahun Ajaran 2026 tidak dilakukan pada awal masuk sekolah. 

Penyesuaian jadwal disebut bukan karena keterlambatan pengadaan, melainkan untuk memastikan seluruh siswa yang berhak, termasuk kelompok rentan, tetap mendapatkan bantuan.

Program seragam gratis tersebut menyasar siswa jenjang SMA/MA, SMK, dan SLB di seluruh Kalimantan Timur.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menegaskan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai jadwal dan kontrak kerja. Namun, pemerintah sengaja tidak terburu-buru mengunci data penerima agar tidak ada siswa yang tertinggal.

"Kami memilih tidak terburu-buru mengunci data siswa demi memberikan ruang bagi anak-anak rentan miskin, anak putus sekolah, dan siswa susulan yang baru masuk sekolah swasta agar tetap bisa mendapatkan bantuan seragam gratis ini. Jika data dikunci terlalu cepat, mereka justru akan terlewat," ungkap Armin, Kamis (16/7/2026).

Menurut Armin, terdapat dua faktor utama yang membuat data penerima bantuan terus berubah di lapangan.

Pertama, masih tingginya dinamika penerimaan peserta didik baru. 

BACA JUGA:

150 Ribu Seragam Gratis Dibagikan, Pemkot Balikpapan Siapkan Rp30 Miliar - ibukotakini.com

“Banyak siswa yang melakukan mutasi, mencabut berkas dari sekolah tertentu, hingga baru mendaftar ke sekolah swasta setelah tidak diterima di sekolah negeri,” ujarnya.

Kedua, ditemukan ketidaksesuaian ukuran seragam yang diinput dalam sistem dengan kondisi riil di sekolah. Kondisi tersebut harus diverifikasi ulang agar seragam yang diproduksi sesuai ukuran siswa dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran.

Lebih lanjut Armin menjelaskan, dalam mempercepat distribusi, Disdikbud Kaltim menerapkan sejumlah langkah strategis. Sekolah yang datanya telah dinyatakan final akan langsung diproses tanpa menunggu sekolah lain menyelesaikan pendataan.

“Pengiriman seragam dilakukan secara bertahap. Seragam yang telah lolos proses Quality Control (QC) akan langsung didistribusikan berdasarkan wilayah mulai minggu ketiga Agustus 2026,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Wali Kota Balikpapan Ungkap Strategi Pendidikan di Hadapan Mendikdasmen - ibukotakini.com

Disdikbud menargetkan seluruh proses distribusi seragam gratis kepada siswa di Kalimantan Timur rampung paling lambat pada akhir Oktober 2026.

Menjawab kekhawatiran para orang tua pada awal tahun ajaran baru, Disdikbud Kaltim memastikan seluruh sekolah telah diminta memberikan dispensasi kepada siswa yang belum menerima seragam.

"Siswa diperbolehkan tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan pakaian bebas pantas atau seragam sekolah sebelumnya sampai seragam baru mereka terima," kata Armin.

Program seragam gratis ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mengurangi beban biaya pendidikan sekaligus memastikan seluruh peserta didik memperoleh hak yang sama dalam mengakses layanan pendidikan. ***