
Dongkrak Ekraf dan Pendidikan, Balikpapan Optimis Raih IGA 2026
- Pemkot Balikpapan andalkan dua inovasi unggulan, SI PERMATA dan BESTI, untuk bersaing dalam ajang Innovative Government Award 2026
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan optimis bersaing dalam ajang penilaian Innovative Government Award (IGA) 2026.
Untuk memperkuat posisinya, Pemkot mengandalkan dua program inovasi unggulan yang menyasar sektor ekonomi kreatif, pariwisata, hingga akses pendidikan generasi muda.
Dua inovasi strategis tersebut adalah SI PERMATA (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Kreatif dan Pariwisata) serta BESTI (Beasiswa Stimulan Pemerintah Kota Balikpapan).
Pemaparan kedua program dipresentasikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (5/11/2026).
Dalam sesi tersebut, ia didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan, Rapiudin.
Penilaian IGA 2026 ini melibatkan tim juri independen lintas sektor, mulai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian PPN/Bappenas, Rektor Universitas Lambung Mangkurat.
Program SI PERMATA digagas untuk memastikan masyarakat lokal tidak sekadar menjadi penonton dalam pesatnya industri pariwisata Balikpapan. Inovasi ini mendorong warga agar aktif menjadi pelaku usaha ekonomi kreatif yang memetik manfaat ekonomi langsung.
BACA JUGA:
Balikpapan Raih Janahita Awards Nasional 2026, Sukses Kelola Kependudukan - ibukotakini.com
| Komponen Inovasi | Fokus Pembangunan | Sasaran Utama |
|---|---|---|
| SI PERMATA | Ekonomi Kreatif & Pariwisata | Pelaku usaha lokal, masyarakat sekitar destinasi wisata |
| BESTI | Sumber Daya Manusia (SDM) | Pelajar & generasi muda Kota Balikpapan |
Melalui kolaborasi antarsektor, SI PERMATA memperluas ruang partisipasi warga dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Di sektor pendidikan, Pemkot Balikpapan mengandalkan program BESTI. Beasiswa stimulan ini dirancang untuk memangkas hambatan finansial generasi muda dalam mengakses pendidikan tinggi.
Penguatan kapasitas SDM dinilai sebagai investasi jangka panjang yang krusial untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika pembangunan nasional.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Rahmad Mas’ud menjelaskan bahwa partisipasi Balikpapan di IGA 2026 bukan semata-mata untuk berburu piala.
"Inovasi bukan sekadar tentang penghargaan, tetapi bagaimana setiap gagasan dan program mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Rahmad.
Keikutsertaan dalam IGA 2026 menjadi pembuktian komitmen Pemkot Balikpapan dalam menghadirkan pembaruan kebijakan publik. Tolak ukur keberhasilan SI PERMATA dan BESTI kelak tercermin dari peningkatan kesejahteraan warga serta luasnya jangkauan pendidikan di Balikpapan. (Adv-Diskominfo Balikpapan)
