Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri mengatakan RDMP Jadi Peluang Ekonomi Balikpapan
Balikpapan

DPRD Berharap RDMP Jadi Peluang Ekonomi Balikpapan

  • Proyek strategis harus menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan ekonomi daerah
Balikpapan
Muhammad

Muhammad

Author

IBUKOTAKINI.COM - Peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni nasional. Proyek strategis ini harus menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan ekonomi daerah, sekaligus menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman.

Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Yusri mengatakan, kehadiran Prabowo Subianto saat peresmian RDMP menjadi penegasan pentingnya posisi Balikpapan sebagai salah satu pusat industri energi nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kami sangat senang Presiden hadir langsung di Balikpapan untuk meresmikan salah satu proyek terbesar di Indonesia,” ungkap Yusri, Senin (26/1/2026).

Menurut Yusri, peran Balikpapan kini tidak hanya sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), tetapi juga sebagai daerah objek vital nasional di sektor energi. Karena itu, keberadaan RDMP yang digarap Pertamina diharapkan membawa dampak ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh warga kota.

BACA JUGA:

IWAPI Bidik UMKM Kaltim Tembus Ekspor 2026 - ibukotakini.com

Ia mengatakan, proyek berskala besar seperti RDMP semestinya membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi tenaga lokal serta berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.

“Harapannya, RDMP ini bisa meningkatkan income kota dan pendapatan warga, sehingga kesejahteraan masyarakat Balikpapan ikut naik,” kata Yusri.

Selain aspek ekonomi, DPRD Balikpapan juga memberi perhatian khusus pada ketersediaan BBM. Menurut Yusri, kelancaran pasokan energi menjadi faktor krusial agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian tidak terganggu.

“Mudah-mudahan ke depan BBM tidak lagi langka. Kalau sampai terjadi kelangkaan, masyarakat pasti mengadu ke DPRD dan tentu akan kami tindak lanjuti,” ujarnya. ***