
Dua Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di PPU, Anggaran Rp16 Miliar
- Lahan untuk pembangunan KNMP di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Tanjung Tengah
Penajam
IBUKOTAKINI.COM - Dua kawasan pesisir di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal memiliki Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sekitar Rp16 miliar untuk pembangunan KNMP di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Tanjung Tengah.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan di sektor perikanan.
Plt Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Ade Rianto Embongbulan mengatakan, PPU mendapat alokasi pembangunan dua titik KNMP sebagai bagian dari program strategis nasional.
“Syukur alhamdulillah, Kabupaten PPU mendapatkan kesempatan untuk dibangun KNMP. Salah satu program strategis nasional yang diamanatkan dan menjadi bagian dari Asta Cita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan, ya, dan ketahanan pangan perikanan dalam hal ini,” kata Ade, Jumat (4/9/2026).
Ade menyebut pemerintah pusat telah menetapkan dua lokasi pembangunan KNMP di PPU. Keduanya berada di kawasan pesisir yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.
“Ada dua titik pembangunan KNMP di wilayah PPU. Pertama di titik Kelurahan Nenang, yang kedua di titik Kelurahan Tanjung Tengah,” ujarnya.
BACA JUGA:
Fiskal PPU Terbatas, Pemkab Kejar Anggaran Pusat untuk Empat Program - ibukotakini.com
Ia mengatakan penetapan dua lokasi tersebut telah memiliki dasar hukum melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Kelautan dan Perikanan. Dengan terbitnya SK tersebut, pembangunan KNMP di PPU memasuki tahapan berikutnya.
“Dua titik ini akan segera dibangun sesuai dengan SK Menteri Kelautan dan Perikanan yang sudah terbit dan akan segera dibangun. Diharapkan dalam tahun ini juga sudah selesai dan dapat difungsikan,” jelasnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan dua KNMP tersebut rampung pada tahun ini. Setelah selesai, fasilitas yang dibangun diharapkan dapat segera dimanfaatkan masyarakat nelayan.
Untuk pembangunan dua KNMP di PPU, seluruh pembiayaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ade menyebut total anggaran yang disiapkan pemerintah pusat mencapai sekitar Rp16 miliar untuk dua lokasi.
“Secara total anggaran sekitar Rp16 miliar untuk dua lokasi. Tapi harapannya sih ini kan masih tahap awal,” katanya.
Di sisi pemerintah daerah, kesiapan lahan menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan dimulai. Untuk dua lokasi yang telah ditetapkan, persoalan lahan disebut telah diselesaikan.
Lahan untuk pembangunan KNMP di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Tanjung Tengah telah dihibahkan oleh masyarakat. Masing-masing lokasi memiliki luas sekitar satu hektare.
“Kalau dua lokasi tadi, status lahannya sudah dihibahkan dari lahan masyarakat berukuran satu hektare,” ujar Ade.
Dengan SK Menteri Kelautan dan Perikanan yang telah terbit serta kesiapan lahan, Pemkab PPU kini menunggu pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah pusat. (ADV)
