Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman
Balikpapan

Dua Unit Bus Listrik Bakal Lengkapi Transportasi Kota Balikpapan

  • Rute operasional bus listrik difokuskan melintasi koridor utama kawasan Lapangan Merdeka hingga Bandara Internasional SAMS Sepinggan
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Sektor transportasi massal di Kota Minyak bersiap naik level. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menjadwalkan kehadiran bus listrik ramah lingkungan pada Juli 2027 mendatang. 

Proses serah terima (handover) pengelolaan bus dari Kementerian Perhubungan Darat. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman, mengungkapkan bahwa pada tahap awal pihaknya sengaja mendatangkan dua unit bus listrik terlebih dahulu. 

"Langkah ini diambil sebagai uji coba untuk melihat prospek operasionalnya di lapangan sekaligus memperkuat visi Wali Kota Balikpapan menuju smart city" ucap Fadli, Rabu (12/8/2026). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/dishub-balikpapan-pastikan-se-angkutan-berat-bakal-naik-jadi-perwali

Kehadiran moda baru ini sekaligus melengkapi inovasi perkotaan sebelumnya, seperti lampu penerangan jalan umum tenaga surya atau photovoltaic grid on tie (PGOTS). 

Meski demikian, penyesuaian teknis tetap dilakukan mengingat topografi Balikpapan yang sekitar 85 persen didominasi kawasan perbukitan. 

Berdasarkan hasil analisis lapangan, rute operasional bus listrik tahap awal akan difokuskan melintasi koridor utama dari kawasan Lapangan Merdeka hingga Bandara Internasional SAMS Sepinggan. 

Dari segi kapasitas, spesifikasi bus listrik ini disebut setara dengan armada Balikpapan City Trans (Bacitra), namun dengan dimensi dan jumlah kursi yang sedikit lebih lega. 

Selain meningkatkan kualitas layanan publik, Pemkot Balikpapan juga membidik potensi penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari program tersebut. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/jam-operasional-truk-di-balikpapan-masih-berlaku-ini-ruas-yang-dibatasi

Melalui momentum handover nanti, bodi luar bus Bacitra maupun bus listrik akan disesuaikan untuk mengakomodasi pemasangan iklan berjalan (moving ad).

Menurut Fadli, langkah kreatif ini sejalan dengan tuntutan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu proaktif mencari sumber-sumber PAD baru guna mengatasi tantangan fiskal daerah. 

"PR kita hari ini di Balikpapan adalah bagaimana setiap OPD mampu berpikir dan bertindak untuk mencari titik-titik PAD baru dalam rangka mengatasi persoalan anggaran. Setidaknya itu akan bisa membawa dampak positif juga, bukan hanya untuk pelayanan transportasi publik, tapi juga akan menambah sumber PAD baru," tegas Fadli. 

Masuknya moda transportasi modern tentu berpotensi memicu dinamika di lapangan, terutama bagi para sopir angkutan kota (angkot). 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/pemkot-balikpapan-pacu-penyelesaian-jalur-syarifuddin-yoes

Untuk mengantisipasinya, Dishub tengah merampungkan grand design penataan transportasi secara menyeluruh guna mengatur pembagian segmen rute secara adil antara kendaraan pribadi, taksi daring, angkot, hingga bus listrik. 

Pemerintah memastikan ruang kompetisi tetap berjalan sehat demi menciptakan pemerataan penghasilan bagi setiap pelaku usaha transportasi. 

Terlebih, sistem layanan umum di Balikpapan secara bertahap akan beralih menggunakan skema pembelian layanan atau buy the service (BTS). 

"Maka yang dijual adalah layanan. Jadi kalau ada angkutan yang tidak memperhatikan kondisi layanannya, maka itu pasti akan ditinggalkan oleh masyarakat Kota Balikpapan," pungkasnya. ***