Sejumlah dubes dan delegasi negara sahabat menghadiri Mahakam Investment Forum 2026. Rudy Mas’ud menawarkan potensi investasi Kalimantan Timur.
Samarinda

Dubes Negara Sahabat Kumpul di Kaltim, Rudy Mas’ud Buka Peluang Investasi

  • Hadiri Mahakam Investment Forum 2026
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM — Sejumlah duta besar dan delegasi negara sahabat menghadiri Mahakam Investment Forum 2026 di Kalimantan Timur. Forum ini menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi ekonomi sekaligus menjajaki peluang investasi asing.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengatakan, forum tersebut mempertemukan pemerintah, perwakilan diplomatik, investor, dan pelaku usaha untuk bertukar gagasan serta membuka peluang kerja sama investasi.

Hal itu disampaikan Rudy saat menghadiri Welcome Dinner Mahakam Investment Forum 2026 di Pendopo Odah Etam, Selasa (20/10/2026) malam.

Sejumlah perwakilan diplomatik yang hadir antara lain Duta Besar Republik Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski dan Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Abdul Hasan Mridha. Delegasi dari Tunisia, Spanyol, Hong Kong, Filipina, serta negara sahabat lainnya juga mengikuti kegiatan tersebut.

BACA JUGA:

Kaltim Masuk Lima Besar PMDN, Investasi Indonesia Tembus Rp1.539 Triliun

“Suatu kehormatan bagi kami untuk menyambut para peserta, memperkenalkan potensi daerah, sekaligus membuka peluang investasi bagi investor dari negara-negara sahabat,” ujar Rudy.

Rudy mengatakan, Kalimantan Timur memiliki posisi strategis karena dilalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, salah satu jalur perdagangan internasional. Keunggulan geografis ini didukung potensi sumber daya alam, mulai dari batu bara, minyak dan gas bumi, hingga perkebunan kelapa sawit dan industri turunannya.

Menurut data yang disampaikan dalam forum tersebut, produksi batu bara Kaltim mencapai sekitar 330 juta metrik ton per tahun. Sementara itu, sektor minyak dan gas disebut menyumbang hingga 30 persen dari produksi nasional.

Potensi perkebunan kelapa sawit, termasuk produk crude palm oil (CPO) dan berbagai turunannya, juga menjadi peluang pengembangan investasi di daerah.

BACA JUGA:

Seno Aji Targetkan 50 Persen APBD Kaltim Bersumber dari PAD

Pemerintah Provinsi Kaltim berharap potensi tersebut menarik investor untuk mengembangkan usaha yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja.

Rudy menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan profesional kepada investor, termasuk mendukung percepatan proses perizinan.

“Investasi ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepercayaan investor harus dibalas dengan pelayanan profesional. Jika diperlukan perizinan, kami akan memberikan dukungan agar proses birokrasi berjalan secepat mungkin,” katanya.

Ia berharap Mahakam Investment Forum 2026 tidak berhenti pada diskusi dan pertukaran gagasan. Forum tersebut diharapkan menghasilkan kerja sama konkret antara Kalimantan Timur dan investor dari berbagai negara.

BACA JUGA:

Diancam MSCI, BEI Buka Data Terbaru: 74 Persen Emiten RI Cetak Laba

“Kami ingin bekerja sama lebih jauh. Pertemuan dan pertukaran gagasan dalam Mahakam Investment Forum 2026 ini diharapkan berlanjut menjadi kerja sama, sehingga investor dari negara-negara sahabat tertarik menanamkan modalnya di Bumi Etam,” ujar Rudy.***