Penanganan dugaan kekerasan terhadap seorang remaja perempuan di Kecamatan Balikpapan Kota kini memasuki tahap pendalaman oleh aparat penegak hukum.  (Foto: Muhammad SJ)
Balikpapan

Dugaan Kekerasan Remaja di Balikpapan Tengah Didalami Polisi

  • Pelaku Diduga Pengasuh Korban
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM – Penanganan dugaan kekerasan terhadap seorang remaja perempuan di Kecamatan Balikpapan Kota kini memasuki tahap pendalaman oleh aparat penegak hukum.

Laporan kasus tersebut dipastikan telah diterima dan sedang diproses oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan.

Kanit Identifikasi Polresta Balikpapan, Iptu Bayu, memastikan penyelidikan berjalan sesuai prosedur.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna memperjelas rangkaian peristiwa yang dilaporkan.

BACA JUGA: 

Tips Aman Berkendara Motor di Jalan Berlumpur - ibukotakini.com

“Laporan sudah kami terima. Saat ini kami fokus mendalami keterangan para saksi di sekitar lokasi serta mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujarnya, Minggu 15 Februari 2026.

Hingga saat ini, sedikitnya lima saksi telah diperiksa dan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Penyidik juga telah mengamankan beberapa barang bukti untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Menurut Bayu, pihaknya juga telah memastikan kondisi korban yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis dan kini berada di rumah keluarga untuk pemulihan. 

BACA JUGA: 

Pesta Rakyat Kampung Kang Bejo Semarakkan HUT 129 - ibukotakini.com

Sementara itu, pihak terlapor masih dalam tahap pemeriksaan.

“Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan secara resmi oleh pimpinan setelah proses pendalaman ini berjalan,” tambahnya.

Di sisi lain, keluarga korban menunggu proses hukum sembari mendampingi korban yang masih dalam tahap pemulihan.

Kakak kandung korban, Salman, mengatakan keluarga awalnya tidak menyangka dugaan kekerasan tersebut terjadi.

BACA JUGA:

Pertamina Dorong Literasi Media Mahasiswa - ibukotakini.com

Korban diketahui telah diasuh oleh terlapor sejak bayi pada 2004 karena memiliki riwayat kejang saat kecil.

Selama bertahun-tahun, hubungan keduanya dianggap layaknya keluarga sendiri meski tidak memiliki hubungan darah.

“Kami percaya karena sudah dirawat dari kecil. Jadi memang kami anggap bagian dari keluarga,” ucap Salman.

Namun setelah korban mengalami luka bakar dan ditemukan sejumlah memar di tubuhnya, keluarga memutuskan untuk menempuh jalur hukum.

BACA JUGA:

7 Kebiasaan Orang Kaya yang Bisa Ditiru Kelas Menengah - ibukotakini.com

"Kami berharap penanganan perkara dilakukan secara objektif dan memberikan keadilan bagi semua pihak," ungkapnya.

Kasus ini masih terus bergulir, dengan kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses penyelidikan secara profesional. ***