
Dulu Cuci Baju Harus Malam, Kini Muara Pantuan Terang 24 Jam Penuh PLN
- Kehadiran listrik sepanjang hari menjadi hadiah istimewa bagi warga dalam momentum HLN ke-81
Tren
IBUKOTAKINI.COM - Bagi Lina, seorang ibu rumah tangga di Desa Muara Pantuan, Kabupaten Kutai Kartanegara, listrik yang menyala sepanjang hari menghadirkan kebahagiaan tersendiri.
Dulu, ia harus menunggu malam untuk mencuci pakaian karena listrik di desanya hanya tersedia selama 12 jam. Kini, rutinitas sederhana itu dapat dilakukan kapan saja, bahkan pada siang hari.
Perubahan tersebut dirasakan setelah PT PLN (Persero) meningkatkan layanan kelistrikan Desa Muara Pantuan dari 12 jam menjadi 24 jam sehari, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
Bagi Lina, yang sebelumnya juga menjadi penerima manfaat program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), peningkatan layanan ini memberikan kemudahan nyata dalam mengurus kebutuhan keluarga.
Ia kini memiliki keleluasaan mengatur pekerjaan rumah tangga tanpa harus menyesuaikan aktivitas dengan waktu tersedianya listrik.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/sutt-150-k-v-beroperasi-kelistrikan-kaltim-kaltara-terhubung
Kebahagiaan serupa turut dirasakan masyarakat sekitar. Hadirnya listrik sepanjang hari membuka kesempatan bagi warga untuk semakin memanfaatkan berbagai peralatan elektronik.
Sejumlah ibu rumah tangga bahkan mulai berencana menggunakan penanak nasi (magic com) dan lemari pendingin untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari, termasuk menyimpan bahan makanan agar lebih tahan lama.
Bagi masyarakat Muara Pantuan, peningkatan layanan ini bukan sekadar bertambahnya waktu listrik menyala.
Lebih dari itu, hadirnya listrik 24 jam memberikan keleluasaan bagi keluarga untuk beraktivitas, mendukung waktu belajar anak-anak, sekaligus membuka peluang kegiatan produktif masyarakat.
Kepala Desa Muara Pantuan, H. Edi Alda Gustiani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada PLN atas peningkatan layanan yang telah lama dinantikan masyarakat.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/pohon-tumbang-robohkan-2-tower-sutt-pln-kebut-pemulihan-listrik-berau
Menurutnya, kehadiran listrik sepanjang hari menjadi hadiah istimewa bagi warga dalam momentum HLN ke-81.
“Kami mewakili seluruh masyarakat Desa Muara Pantuan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN UID Kaltimra. Listrik 24 jam ini menjadi kabar yang sangat membahagiakan bagi warga kami. Sekarang masyarakat bisa lebih leluasa beraktivitas, anak-anak memiliki kesempatan belajar yang lebih baik, dan kami berharap usaha masyarakat juga semakin berkembang,” ucap Edi.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa peningkatan layanan listrik di Muara Pantuan merupakan wujud komitmen PLN untuk terus menghadirkan manfaat kelistrikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bagi PLN, listrik bukan hanya tentang energi yang disalurkan, tetapi juga tentang kehidupan masyarakat yang menjadi lebih mudah dan produktif. Cerita Ibu Lina yang kini tidak perlu lagi menunggu malam untuk mencuci pakaian mungkin terdengar sederhana, tetapi di situlah makna pelayanan yang sesungguhnya. Kami ingin setiap peningkatan layanan membawa perubahan nyata dalam keseharian masyarakat,” ungkap Chaliq.
Chaliq menyatakan bahwa di tengah berbagai tantangan sistem kelistrikan Kalimantan yang masih terus ditangani, PLN tetap berkomitmen menjalankan upaya pemulihan sekaligus menghadirkan peningkatan pelayanan bagi masyarakat.
“Upaya pemulihan dan penguatan sistem kelistrikan Kalimantan terus kami lakukan secara intensif. Namun, di saat yang sama, komitmen untuk memperluas manfaat listrik bagi masyarakat juga terus berjalan. Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi pengingat bagi kami bahwa semangat insan PLN adalah terus bekerja, melayani, dan menghadirkan manfaat hingga ke berbagai wilayah,” tambahnya.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/hln-ke-81-pln-perkuat-peran-listrik-penyedia-energi-untuk-semua
Sementara itu, Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, menjelaskan bahwa peningkatan layanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di Desa Muara Pantuan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi serta kesiapan sistem kelistrikan setempat.
“Peningkatan layanan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi. Kami juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi operasional untuk menjaga kualitas pelayanan kelistrikan bagi warga Muara Pantuan,” jelas Adrian.
Kehadiran listrik 24 jam di Desa Muara Pantuan menjadi salah satu wujud nyata semangat “PLN Bekerja Melayani Masyarakat” pada peringatan Hari Listrik Nasional ke-81. Dari pekerjaan rumah tangga yang kini lebih leluasa dilakukan hingga peluang tumbuhnya kegiatan produktif, manfaat listrik hadir semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bagi Lina dan warga Muara Pantuan, kebahagiaan itu terasa dalam hal-hal sederhana. Kini, mereka memiliki lebih banyak waktu dan kesempatan untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dibatasi oleh jadwal pelayanan listrik seperti sebelumnya.
Melalui peningkatan layanan ini, PLN UID Kaltimra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi, tetapi juga mendukung kualitas hidup dan membuka peluang bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. ***
