Karyawan PT Merdeka Gold Resources Tbk di fasilitas pengolahan perusahaan.
Ekbis

EMAS Teken Kontrak Rp2,87 Triliun untuk Proyek Tambang Emas Pani

  • Dikerjakan Konsorsium Sinohydro Corporation Limited, PT Pembangunan Perumahan Infrastruktur (PII), dan PT Nusantara Energi Mandiri (NEM).
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM – Perusahaan tambang emas, PT Merdeka Gold Resources Tbk mengumumkan transaksi material berupa kontrak pembangunan fasilitas penyimpanan tailing (Tailings Storage Facility/TSF) Hulawa untuk proyek Tambang Emas Pani di Marisa, Gorontalo. 

Nilai kontrak yang disepakati emiten berkode EMAS itu mencapai sekitar Rp2,87 triliun.

Corporate Secretary PT Merdeka Gold Resources Tbk, Adi Adriansyah Sjoekri melaporkan kontrak tersebut ditandatangani pada 10 Juni 2026 antara PT Pani Industri Nusantara (PIN), anak usaha EMAS, dengan Sinohydro-PII-NEM Consortium.

“Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,869 triliun atau setara 44,89 persen dari ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025,” tulis Adi Adriansyah Sjoekri dalam laporan keterbukaan informasi otoritas bursa, Jumat, 12 Juni 2026.

BACA JUGA:

Merdeka Gold Buka Suara soal Rencana Dual Listing di Hong Kong - ibukotakini.com

Dolar Tembus Rp18.167, Pilih Investasi Emas atau Dolar? - ibukotakini.com 

Karena nilainya melebihi 20 persen ekuitas, transaksi tersebut dikategorikan sebagai Transaksi Material sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pembangunan TSF Hulawa menjadi salah satu infrastruktur utama yang mendukung pengembangan Tambang Emas Pani, salah satu proyek emas terbesar yang saat ini tengah dikembangkan Merdeka Gold Resources di Gorontalo.

Manajemen menjelaskan ruang lingkup pekerjaan mencakup pembangunan fasilitas penyimpanan tailing Hulawa beserta pekerjaan, pasokan, dan layanan pendukung lainnya yang diperlukan hingga proyek selesai dan siap beroperasi.

Berdasarkan laporan penilai independen dari KJPP Iskandar dan Rekan, transaksi tersebut dinilai wajar dan memberikan manfaat ekonomi bagi Perseroan. 

BACA JUGA:

Aturan Pajak UMKM Berubah! Siapa yang Nikmati PPh Final 0,5 Persen - ibukotakini.com

Bingung Beli Emas Saat Harga Naik atau Turun? Ini Strategi yang Disarankan - ibukotakini.com

Hasil analisis menunjukkan pembangunan fasilitas tersebut menghasilkan nilai kini bersih atau net present value (NPV) positif sehingga berpotensi meningkatkan nilai bagi EMAS dan entitas anak.

Konsorsium yang ditunjuk untuk mengerjakan proyek terdiri atas Sinohydro Corporation Limited, PT Pembangunan Perumahan Infrastruktur (PII), dan PT Nusantara Energi Mandiri (NEM). 

Konsorsium tersebut dibentuk khusus untuk mengikuti proses tender, melakukan negosiasi, hingga menandatangani kontrak pembangunan fasilitas tailing di proyek emas Pani.

Tambang Emas Pani sendiri merupakan salah satu proyek strategis EMAS yang diproyeksikan menjadi tambang emas primer berskala besar di Indonesia. 

BACA JUGA:

‎IHSG Sentuh Level Terendah 2026, IPOT Bocorkan Saham Pilihan Pekan Ini - ibukotakini.com

Mengenal Lima Lumbung Emas Terbesar di Indonesia - ibukotakini.com

Kehadiran fasilitas penyimpanan tailing menjadi komponen krusial dalam mendukung operasional tambang secara berkelanjutan dan sesuai standar lingkungan.

Dengan nilai transaksi yang mendekati Rp3 triliun, proyek ini menjadi salah satu investasi infrastruktur terbesar yang dilakukan EMAS sepanjang pengembangan Proyek Emas Pani dan menjadi perhatian penting bagi investor dalam memantau perkembangan produksi masa depan perseroan.

Tambang Emas Pani di Desa Hulawa Kabupaten Pohuwanto, Provinsi Gorontalo memiliki cadangan bijih emas dan perak sebesar 203,1 juta ton yang mengandung sekitar 5,2 juta ounces emas dan 5,5 juta ounces perak. ***