Pemerintah Kalimantan Timur akan membuka lahan baru untuk memenuhi target cetak sawah 20 ribu hektare.
Samarinda

Fix! Kaltim Mau Buka Lahan untuk Cetak Sawah Baru

  • Upaya Memperkuat Kemandirian Pangan
Samarinda
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pencetakan sawah baru seluas 20.000 hektare pada tahun anggaran 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian pangan dan menjaga ketersediaan stok beras di daerah.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, mengatakan kebijakan tersebut menandai pergeseran fokus pembangunan pertanian dari optimalisasi lahan menuju ekstensifikasi atau pembukaan areal tanam baru.

“Fokus kami tahun ini beralih dari optimalisasi lahan menuju pembukaan areal tanam baru. Kami ingin memastikan Kalimantan Timur memiliki basis lahan pertanian yang lebih luas untuk menyangga kebutuhan masyarakat,” ujar Fahmi di Samarinda, dalam pernyataan resmi, Selasa, 13 Januari 2026.

BACA JUGA:

Dinas Pertanian Kaltim Target Cetak Sawah 20.000 Hektare - ibukotakini.com

Menurut Fahmi, pada 2026 Pemprov Kaltim tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk optimalisasi lahan, melainkan mengerahkan seluruh sumber daya pada program cetak sawah. 

Kebijakan ini diambil setelah keberhasilan pengelolaan 13.900 hektare lahan rawa sepanjang 2025.

Pengelolaan lahan rawa tersebut terbukti meningkatkan produktivitas petani secara signifikan. 

Jika sebelumnya petani hanya mampu panen satu kali dalam setahun, kini sebagian wilayah sudah mencapai dua hingga tiga kali panen.

BACA JUGA:

Kaltim Dipatok Cetak Sawah 22 Ribu Hektare pada 2026 - ibukotakini.com

Langkah ekstensifikasi ini juga menjadi respons daerah terhadap capaian swasembada pangan nasional yang baru-baru ini diumumkan Presiden Prabowo Subianto.

Selain membuka lahan baru, Pemprov Kaltim juga melakukan rehabilitasi terhadap sawah-sawah eksisting yang mengalami penurunan produktivitas. Perbaikan irigasi dan infrastruktur pertanian menjadi bagian dari strategi tersebut.

“Kombinasi antara rehabilitasi lahan lama dan pencetakan sawah baru menjadi kunci untuk menjamin stabilitas pangan Kalimantan Timur secara berkelanjutan,” kata Fahmi.

BACA JUGA:

Jaga Pangan dan Harga, Pemerintah Dorong Food Station - ibukotakini.com

Melalui kebijakan ini, Pemprov Kaltim berharap ketahanan pangan daerah semakin kuat sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar wilayah di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. ***