Forum Anak Suarakan Hak Anak di Konsultasi RKPD 2027
Balikpapan

Forum Anak Suarakan Hak Anak di Konsultasi RKPD 2027

  • Forum Anak meminta pemerataan Ruang Bermain Ramah Anak hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, tidak hanya terpusat di inti kota
Balikpapan
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM – Forum Anak Kota Balikpapan mengusulkan berbagai program rekomendasi strategis Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Konsultasi publik diselenggarakan Pemerintah Kota Balikpapan yang juga melibatkan Otoritas Ibukota Nusantara, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ketua Forum Anak Balikpapan, Muhammad Kenny, mengatakan beberapa usulan ini lebih menekankan pentingnya kebijakan yang lebih ramah anak, mulai dari ruang bermain, perlindungan digital, hingga penanganan anak putus sekolah.

“Perlunya optimalisasi edukasi penggunaan internet, media sosial, dan gawai secara bijak,” katanya. 

Ia pun mendorong pemerintah memperkuat filtrasi serta pengawasan konten digital, termasuk verifikasi usia dan pembatasan akses terhadap konten yang tidak sesuai bagi anak.

Selain itu, Forum Anak meminta pemerataan Ruang Bermain Ramah Anak hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, tidak hanya terpusat di inti kota. 

Ruang tersebut juga diharapkan terintegrasi dengan pusat literasi dan edukasi, serta memenuhi standar keamanan, bebas asap rokok, polusi, dan layak bagi anak.

BACA JUGA:

RKPD 2027, Balikpapan Percepat Arah Menuju Superhub 2045 - ibukotakini.com

“Kami berharap anak-anak memiliki ruang aman untuk bermain, belajar, dan berinteraksi di lingkungan terdekatnya,” ujarnya.

Forum Anak juga menilai pentingnya penguatan pola asuh melalui edukasi kepada orang tua dan tenaga pendidik, termasuk pendampingan anak di dunia digital. 

“Orang tua diminta menjadi teladan, termasuk tidak merokok di lingkungan anak,” tandasnya.

Terkait hal itu, Kenny mengingatkan perlunya penegakan kembali kebijakan pembatasan reklame rokok di Balikpapan serta pengawasan penjualan rokok kepada anak di bawah umur. 

“Kami mengharapkan kawasan pendidikan dan fasilitas publik benar-benar bebas rokok dan vape,” tukasnya.

Di sektor pendidikan, Forum Anak mengungkap masih adanya 822 anak di Balikpapan yang tidak terpenuhi haknya untuk bersekolah pada 2025, berdasarkan data Forum PPATBM. 

Pemerintah diminta melibatkan Dinas Pendidikan, DP3AKB, Dinas Sosial, serta pemangku kepentingan lainnya agar anak-anak tersebut dapat kembali mengenyam pendidikan.

Selain itu, usulan penyediaan bus sekolah ramah anak, khususnya di wilayah Balikpapan Barat, serta pemerataan Zona Selamat Sekolah dan trotoar sebagai rute aman menuju sekolah turut disampaikan.

BACA JUGA:

ASN Pemkot Padati Pengajian Amaliah Ramadan 1447 H - ibukotakini.com

Dalam aspek perlindungan, Forum Anak meminta penguatan layanan UPTD PPA, kemudahan akses pelaporan seperti SAPA 129 dan Tombol Pengawas Anak, serta pendampingan hukum dan pemulihan psikologis bagi korban kekerasan. 

Penertiban pekerja anak dan penegakan hukum terhadap eksploitasi anak juga menjadi perhatian.

Tak kalah penting, Forum Anak mendorong penguatan layanan konseling di sekolah dan masyarakat agar lebih responsif terhadap tanda-tanda kekerasan pada anak.

Melalui forum RKPD 2027 tersebut, Kenny menegaskan bahwa partisipasi anak bukan hanya formalitas, melainkan bagian penting dalam perencanaan pembangunan.

“Anak-anak adalah bagian dari warga kota hari ini dan pemimpin di masa depan. Kebijakan yang ramah anak adalah investasi jangka panjang bagi Balikpapan,” tegasnya. ***