
Gandeng BPBD, Pertamina Patra Niaga Simulasi Evakuasi di Kampung KATANA
- Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan gelar simulasi evakuasi kebakaran di Baru Ilir
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Antisipasi kebakaran di permukiman padat, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan menggelar simulasi evakuasi kebakaran di Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, Senin (6/10/2026).
Simulasi yang dipusatkan di kawasan RT 49, 50, 51, 52, dan 54 ini melibatkan langsung warga. Tak sekadar teori, warga dilatih praktik mengenali kondisi darurat, cara melapor kejadian, hingga evakuasi terarah ke titik aman sambil membantu kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Kegiatan ini merupakan penguatan Program KALIANDRA (Kampung Baru Ilir Mandiri, Indah, dan Sejahtera) melalui kelompok binaan Kampung Tangguh Bencana (KATANA) Kelurahan Baru Ilir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan latihan ini penting karena masyarakat adalah garda terdepan saat bencana terjadi.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/pertamina-balikpapan-salurkan-20-komposter-untuk-13-rt-di-baru-tengah
"Penanggulangan bencana butuh keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat yang paling dekat dengan potensi kejadian. Kami ingin warga paham perannya dan bisa koordinasi saat kondisi darurat," ungkap Dodi.
Agar simulasi berjalan realistis, Pertamina menggandeng BPBD Kota Balikpapan, Kecamatan Balikpapan Barat, Kelurahan Baru Ilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tim HSSE RU Balikpapan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Balikpapan, Bambang, menekankan pentingnya latihan berkala agar warga tidak panik.
"Melalui simulasi ini, warga belajar tidak panik, tahu cara menyampaikan informasi kejadian, mengevakuasi keluarga ke lokasi aman, serta membantu lansia dan anak-anak," jelas Bambang.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/30-400-masker-disalurkan-aksi-sigap-pertamina-atasi-karhutla
Hal senada disampaikan Ketua KATANA Baru Ilir, Sugianto. Menurutnya, selama ini warga tahu bahaya kebakaran, tapi belum semua paham langkah konkret saat kejadian.
"Lewat simulasi ini warga bisa praktik langsung bagaimana evakuasi, bantu tetangga, dan koordinasi dengan pihak terkait," ungkap Sugianto.
Bagian dari TJSL dan ESG Pertamina
Kegiatan ini merupakan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kapasitas masyarakat berbasis komunitas.
Langkah ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada aspek sosial, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan dan SDG 17 tentang Kemitraan.
Melalui KATANA, Pertamina berharap budaya kesiapsiagaan tidak berhenti di simulasi, tapi menjadi kebiasaan warga Baru Ilir dalam mengenali risiko dan melakukan respons awal yang tepat, termasuk peran aktif ibu-ibu sebagai pilar keluarga. ***
