
GAPKI Kaltim Gelar Borneo Forum IX 2026 di Balikpapan
- Hadirkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Timur bersiap menyelenggarakan Borneo Forum IX Tahun 2026 di Balikpapan.
Ajang bergengsi yang akan berlangsung di Balikpapan Sport and Conventiion Center, 5-8 Agustus 2026, menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan inovasi demi masa depan industri kelapa sawit berkelanjutan di Pulau Kalimantan.
Ketua GAPKI Cabang Kalimantan Timur, Rachmat Perdana Angga, mengungkapkan bahwa Borneo Forum yang telah berjalan konsisten sejak tahun 2008 merupakan wadah silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi yang sangat vital bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) sawit.
"Melalui Borneo Forum, kita dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, pengusaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong praktik usaha yang bertanggung jawab, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perkebunan sawit," ujar Rachmat Perdana Angga dalam keterangan resmi dikutip, Sabtu 4 Juli 2026.
Pilar Ekonomi Daerah dan Penerimaan Negara
Rachmat Perdana Angga menambahkan bahwa industri kelapa sawit tetap menjadi salah satu sektor paling strategis dalam menopang perekonomian nasional.
BACA JUGA:
Biodiesel B50 Resmi Berlaku: Penyerapan Sawit Rakyat Diproyeksikan Naik - ibukotakini.com
Bidik Investasi Rp3 Triliun untuk Pabrik Minyak Goreng dan Biodiesel - ibukotakini.com
Sebagai salah satu wilayah utama penghasil sawit di Indonesia, Kalimantan memegang peran krusial dalam mendukung total produksi nasional.
“Kontribusi nyata sektor ini tidak hanya terlihat dari devisa ekspor dan pajak bagi negara, tetapi juga pada pembukaan lapangan kerja baru serta pembangunan infrastruktur perkebunan di daerah,” tambahnya.
Mengangkat tema strategis “Sawit Untuk Negeri: Pilar Penerimaan Negara dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah”, Borneo Forum ke-9 ini dirancang untuk menghadapi tantangan global sekaligus menangkap peluang industri sawit di masa depan melalui transformasi yang inklusif dan inovatif.

5 Fokus dan Tujuan Utama Borneo Forum IX 2026
Penyelenggaraan forum tahun ini memiliki misi penting untuk menciptakan ruang diskusi yang berdampak nyata. Berikut adalah lima tujuan utama dari pelaksanaan Borneo Forum IX:
- Analisis Data Komprehensif: Menyediakan informasi serta analisis mendalam mengenai kontribusi nyata sektor kelapa sawit terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
- Penerapan Praktik Berkelanjutan: Mendukung implementasi praktik usaha kelapa sawit yang ramah lingkungan melalui rangkaian diskusi panel, seminar ilmiah, dan penyusunan rekomendasi kebijakan yang strategis.
- Edukasi dan Kesadaran Publik: Meningkatkan kesadaran masyarakat luas mengenai pentingnya tata kelola industri kelapa sawit yang bertanggung jawab.
- Penguatan Jejaring Kerja: Mempererat sinergi dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, birokrat, akademisi, hingga lembaga keuangan.
- Sosialisasi Melalui Kegiatan Pendukung: Menyelenggarakan kegiatan sosial dan olahraga untuk mempererat hubungan antar-peserta.
Rangkaian Acara: Dari Seminar hingga Turnamen Golf
Borneo Forum IX 2026 tidak hanya berfokus pada ruang sidang dan seminar formal. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa bakal didapuk menjadi keynote speaker.
BACA JUGA:
Kutim Tawarkan Investasi Pabrik Hilirisasi Sawit di KEK MBTK - ibukotakini.com
Harga Lebih Terjamin, Disbun Kaltim Ungkap Syarat Menjadi Petani Sawit Mitra - ibukotakini.com
Untuk membangun kebersamaan dan memperkuat jejaring bisnis dengan cara yang lebih kasual, panitia telah menyiapkan berbagai agenda menarik.
Selain pameran industri (exhibition) dan seminar yang menghadirkan para pakar top di bidangnya, acara ini juga akan dimeriahkan oleh kegiatan olahraga bersama, di antaranya:
- Fun Run: Agenda lari santai yang terbuka untuk membangun kedekatan antar-peserta dan masyarakat.
- Turnamen Golf: Sarana networking eksklusif bagi para pelaku usaha, mitra perbankan, dan pembuat kebijakan untuk berdiskusi di luar forum resmi.
Rachmat Perdana Angga juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang mendukung penuh terselenggaranya acara ini di Balikpapan.
"Semoga kegiatan ini semakin memperkokoh komitmen kita bersama dalam membangun industri kelapa sawit yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi bangsa dan negara," pungkasnya.***
