Pesawat ciilink di  apron Bandara Sultan Aji Muhammmad Sulaiman Sepingggan Balikpapan.  Garuda Indonesia berencana right issue untuk  menambah modal  kerja.
Ekbis

Garuda Indonesia Mau Terbitkan 124,35 Miliar Saham Baru, Ini Rencananya

  • Dana untuk GMFI dan Modal Kerja
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) dengan rencana penerbitan maksimal 124,35 miliar saham baru.

Rencana ini disampaikan Corporate Secretary Group Head PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Andreas Tumpal H. Hutapea, dalam keterbukaan informasi, Rabu (30/9/2026). 

Andreas menyebut aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperbaiki kondisi keuangan, mengoptimalkan aset, serta mendukung transformasi bisnis Garuda Indonesia Group.

Dalam rencana PMHMETD III, Garuda Indonesia akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 124.352.806.609 saham Seri E dengan nilai nominal Rp25 per saham.

BACA JUGA:

Garuda Indonesia Buka Suara soal Rencana Jadi Induk Penerbangan Pelat Merah - ibukotakini.com

“Jumlah tersebut masih merupakan angka maksimal atau perkiraan. Kepastian jumlah saham yang diterbitkan akan ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku,” terang Andreas.

Sementara itu, harga pelaksanaan HMETD belum ditentukan. Perseroan akan mengumumkan harga tersebut dalam prospektus PMHMETD III dengan memperhatikan ketentuan peraturan pasar modal, termasuk POJK Nomor 32/2015 dan Peraturan I-A.

Saham baru yang diterbitkan akan memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lama, termasuk hak atas dividen.

Inbreng Saham GMFI Senilai Rp5,66 Triliun

Salah satu bagian penting dari aksi korporasi ini adalah rencana penyetoran modal dalam bentuk selain uang atau inbreng berupa saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).

BACA JUGA:

Garuda Indonesia Copot Sementara Direktur Niaga Reza Aulia Hakim - ibukotakini.com

“Pemegang saham utama perseroan, DAM, dengan kepemilikan saat ini sebanyak 370.902.553.959 saham, akan mengambil bagian atas HMETD yang menjadi haknya melalui penyetoran saham GMFI,” imbuh Andreas.

Saham GMFI yang akan digunakan dalam transaksi tersebut saat ini masih dimiliki oleh API.

Sebelumnya, RUPS API pada 26 Juni 2026 telah menyetujui pembagian dividen non-tunai (dividend in specie) kepada InJourney berupa saham GMFI dengan nilai Rp5.664.912.000.000.

Selanjutnya, RUPS InJourney pada 29 Juni 2026 juga menyetujui pembagian dividen non-tunai kepada DAM berupa saham GMFI dengan nilai yang sama, yakni Rp5,664 triliun.

BACA JUGA:

Penerbangan Sepinggan Terdampak Erupsi Gunung Krakatau, Ini Daftarnya - ibukotakini.com

Pengalihan saham GMFI tersebut baru efektif setelah seluruh persetujuan dan persyaratan korporasi yang ditetapkan terpenuhi.

Setelah saham GMFI secara efektif beralih kepada DAM, aset tersebut akan digunakan sebagai setoran modal dalam bentuk selain uang (inbreng) dalam PMHMETD III Garuda Indonesia.

Ekuitas Konsolidasi Masih Negatif

Garuda Indonesia menyebut rencana inbreng saham GMFI diharapkan memberikan dampak terhadap kondisi keuangan perseroan.

Berdasarkan analisis perseroan, ekuitas konsolidasi Garuda Indonesia mengalami perbaikan menjadi negatif US$52,15 juta per 30 Juni 2026 setelah adanya inbreng saham GMFI.

BACA JUGA:

30 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan Akibat Kabut Asap - ibukotakini.com

Sementara itu, pada laporan keuangan tersendiri (standalone), ekuitas perseroan disebut mengalami perbaikan menjadi US$646,15 juta pada periode yang sama.

Perseroan juga menyatakan rencana inbreng akan dilakukan berdasarkan prinsip arm's length, yakni transaksi dilakukan secara wajar sesuai praktik bisnis yang berlaku serta memperhatikan ketentuan POJK Nomor 42/2020.

Dana PMHMETD untuk GMFI dan Modal Kerja

Secara garis besar, dana yang diperoleh melalui PMHMETD III setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk dua kepentingan utama.

Pertama, untuk perolehan saham GMFI oleh perseroan melalui penyertaan modal DAM dalam bentuk non-tunai atau inbreng.

BACA JUGA:

Profil Whitesky Aviation, Perusahaan Transportasi yang Borong 60 Mobil Terbang - ibukotakini.com

Perseroan memperkirakan transaksi tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi keuangan sekaligus menunjang kegiatan operasional.

Kedua, sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha dan realisasi rencana transformasi perseroan.

Garuda Indonesia menyebut fokus transformasi pada 2026 diarahkan pada stabilisasi dan pemulihan ketahanan operasional.

Mulai 2027 dan seterusnya, Garuda Indonesia Group akan melakukan perbaikan struktural secara bertahap yang mencakup aspek sumber daya manusia, proses, dan kapabilitas digital.

Adapun rincian final penggunaan dana akan disampaikan dalam prospektus PMHMETD III.

Pemegang Saham Publik Setor Tunai

Mekanisme penyetoran modal dalam PMHMETD III akan berbeda antara pemegang saham utama dan pemegang saham publik.

DAM akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya melalui inbreng saham GMFI.

Sementara itu, bagian pelaksanaan HMETD yang berasal dari pemegang saham publik/masyarakat akan disetorkan dalam bentuk tunai kepada perseroan.

Garuda Indonesia berharap pemegang saham dapat melaksanakan HMETD yang menjadi hak mereka dalam aksi korporasi tersebut.

PMHMETD Dilaksanakan Setelah Pernyataan Efektif OJK

Perseroan menyatakan PMHMETD III akan dilaksanakan setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan ketentuan Pasal 8 ayat (3) POJK 32/2015 yang dirujuk perseroan, jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB dan tanggal pernyataan efektif OJK tidak lebih dari 12 bulan.

Garuda Indonesia berencana melaksanakan penambahan modal dalam periode tersebut dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, jumlah final saham baru, harga pelaksanaan HMETD, serta rincian penggunaan dana masih menunggu prospektus final dan proses persetujuan regulator.

Pada perdagangan Rabu (30/9/2026), saham garuda diperdagangkan dengan nilai Rp57 per lembar. Turun 8 persen dibandingkan penutupan selama satu bulan. 

Volume rata-rata transaksi mencapai ‎184,82 juta lembar saham dengan kapitalisasi ‎23,20 Triliun. Jumlah saham yang beredar saat  ini ‎407,09 miliar. 

Fakta Utama PMHMETD III Garuda Indonesia

ItemRencana
Aksi korporasiPMHMETD III
Maksimal saham baru124.352.806.609 saham
Seri sahamSeri E
Nilai nominalRp25 per saham
Harga pelaksanaanBelum ditetapkan
Aset inbrengSaham GMFI
Nilai saham GMFIRp5,664 triliun
Ekuitas konsolidasi per 30 Juni 2026Negatif US$52,15 juta
Ekuitas standalone per 30 Juni 2026US$646,15 juta
Dana publikSetoran tunai
Penggunaan danaInbreng GMFI dan modal kerja
PelaksanaanSetelah pernyataan efektif OJK