Ketua Komisi VI DPRD Balikpapan Gasali: Sekolah Swasta Jadi Solusi Cepat Tambah Kuota SPMB
Balikpapan

Gasali: Sekolah Swasta Jadi Solusi Cepat Tambah Kuota SPMB Balikpapan

  • Pola kemitraan dapat menjadi langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Gasali menyatakan agar Pemerintah Kota Balikpapan memaksimalkan upaya penambahan daya tampung peserta didik baru pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Salah satunya melalui perluasan kerja sama dengan sekolah swasta di Kota Balikpapan. 

Ia berpendapat, kolaborasi dengan sekolah swasta menjadi solusi yang lebih cepat dibandingkan harus membangun sekolah negeri baru yang membutuhkan waktu, anggaran, serta penyediaan sarana dan tenaga pendidik. 

Kerja sama yang telah berjalan, antara lain dengan SMP PJHI memberikan gambaran bahwa skema tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. 

Hingga saat ini, jumlah pendaftar di sekolah tersebut terus bertambah. 

"Alhamdulillah kerja sama dengan SMP PJHI mendapat respons yang baik. Informasi terakhir sudah sekitar 70 siswa yang mendaftar," ucapnya pada Senin, 6 Juli 2026. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/wawali-balikpapan-bagus-susetyo-jelaskan-penyebab-si-lpa-apbd-2025-rp-479-miliar

Ia menjelaskan, siswa yang diterima melalui program kerja sama tersebut tidak dikenakan biaya SPP maupun uang pangkal. Seluruh biaya pendidikan ditanggung Pemerintah Kota Balikpapan melalui APBD. 

Karena itu, Gasali berharap lebih banyak sekolah swasta dapat bergabung dalam program serupa. 

Menurutnya, sekolah yang telah memiliki ruang belajar, sarana prasarana, serta tenaga pengajar yang siap akan lebih mudah dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan. 

"Kita ingin mendorong SMP swasta lainnya ikut bergabung. Kalau fasilitas, rombongan belajar, dan gurunya sudah siap, tinggal bekerja sama dengan pemerintah sehingga bisa langsung dimanfaatkan," katanya. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/apbd-balikpapan-2025-catat-pendapatan-rp-4-13-triliun-si-lpa-capai-rp-479-miliar

Ia menambahkan, pola kemitraan tersebut dapat menjadi langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri, terutama di wilayah yang masih membutuhkan tambahan akses pendidikan. 

Menurutnya, dibanding menunggu pembangunan sekolah baru, kerja sama dengan sekolah swasta yang sudah siap tentu lebih efektif.

"Kalau memang menjadi kebutuhan masyarakat, kita akan terus mendorong agar layanan pendidikan di Balikpapan semakin merata dan mampu menjangkau seluruh wilayah," tutupnya. ***