
Genap 20 Tahun, Trail Run Perdana di Kebun Raya Balikpapan
- HUT ke-20 KRB untuk merefleksikan perjalanan dalam menjaga kekayaan hayati kota
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Kebun Raya Balikpapan (KRB) memasuki usia 20 tahun sebagai salah satu ruang hijau paling penting di Kota Balikpapan. Momen dua dekade itu dirayakan dengan antusias melalui rangkaian kegiatan, termasuk gelaran trail run perdana yang berhasil menarik minat sekitar 1.000 peserta dari berbagai komunitas.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, secara resmi melepas peserta dengan pengibaran bendera start, menandai pembukaan kegiatan olahraga berbasis alam di Kebun Raya Balikpapan.
Ajang trail run ini awal pengembangan jalur lari di kawasan KRB. Meski rute ideal direncanakan mencapai 10 kilometer, pada penyelenggaraan perdana ini baru 3–4 kilometer yang siap digunakan. Rute tersebut memadukan trek semen dan jalur tanah dengan nuansa hutan, memberikan pengalaman berlari yang menantang sekaligus menyatu dengan alam.
Bagus mengatakan bahwa keberadaan Kebun Raya Balikpapan memiliki peran strategis melampaui fungsi ruang terbuka hijau.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-20 untuk Kebun Raya Balikpapan. Dua dekade bukan waktu yang singkat. Ini perjalanan panjang penuh dedikasi dalam menjaga kelestarian alam,” katanya dalam pelepasan Trail Run, pada Minggu (7/12/2025).
BACA JUGA:
Wali Kota Apresiasi FunTAXtik Run 2025 di Balikpapan - ibukotakini.com
Ia menyebut KRB telah berkembang menjadi laboratorium alam, pusat edukasi, ruang rekreasi sehat, sekaligus benteng ekologis kota.
“Di tengah ancaman perubahan iklim dan meningkatnya suhu global, keberadaan kawasan ini dinilai menjadi paru-paru kota serta perisai alami yang tak ternilai,” ungkapnya.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman, menjelaskan bahwa HUT ke-20 KRB merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan dalam menjaga kekayaan hayati kota.
“Selama 20 tahun ini, Kebun Raya Balikpapan bukan hanya ruang hijau, tetapi telah berkembang menjadi laboratorium alam dan benteng ekologis di tengah pesatnya pembangunan,” katanya.
Sudirman menyebut peran penting kawasan hutan KRB dalam menjaga ketersediaan air, kualitas udara, hingga perlindungan dari banjir dan longsor.
“Udara bersih yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari peran kawasan ini,” ujarnya.
Perayaan HUT ke-20 KRB memberikan ruang hijau bukan hanya aset ekologis, tetapi juga ruang edukasi, olahraga, dan rekreasi yang terus berkembang bersama masyarakat. ***
