IPOT luncurkan UI/UX berbasis AI Real Time untuk hadapi era AI Trading 2026.
Ekbis

Hadapi Era AI Trading 2026, IPOT Luncurkan UI/UX Berbasis AI Real Time

  • Sajikan Kecepatan Data dan Proteksi
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM – Lanskap industri sekuritas Indonesia mengalami pergeseran fundamental memasuki tahun 2026. 

Di era AI Trading, kesuksesan investasi tidak lagi hanya bergantung pada analisis manual, melainkan kecepatan data dan presisi eksekusi.

Menjawab tantangan ini, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) resmi meluncurkan transformasi UI/UX dinamis berbasis AI Real Time.

Langkah ini menandai berakhirnya era aplikasi trading statis. 

IPOT kini memposisikan antarmuka penggunanya bukan sekadar tampilan visual, melainkan sebagai decision engine yang terintegrasi langsung dengan sistem kecerdasan buatan untuk membantu investor mengambil keputusan tanpa bias.

UI Statis Jadi Sumber Risiko Finansial

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, menegaskan bahwa platform trading tradisional yang masih mengandalkan UI/UX statis kini menjadi risiko nyata bagi investor.

"Realitas industri menunjukkan sebagian besar platform masih lambat. UI yang lambat menyebabkan entry terlambat, data yang delay menghasilkan keputusan salah, dan tanpa AI Real Time, investor kehilangan konfirmasi atas pergerakan smart money," tegas Moleonoto.

Ia menambahkan, praktik trading manual sering kali terjebak pada emosi dan asumsi. Banyak investor melakukan aksi beli karena perasaan (feeling) atau jual karena panik tanpa validasi data. Akibatnya, banyak yang terjebak di harga puncak (nyangkut) dan mengalami kerugian berulang.

Transformasi UI/UX IPOT: Mesin Eksekusi Pintar

Berbeda dengan aplikasi konvensional, UI/UX IPOT dirancang sebagai sistem dinamis yang bergerak setiap detik mengikuti fluktuasi pasar. Sistem ini mengintegrasikan berbagai fitur unggulan seperti:

  • AI Live Orderbook
  • AI Live & LADI (Lacak Aliran Dana Investasi)
  • Hit Action & Antrian Order Live
  • ROBO Trading System

Protokol Konfirmasi Sebelum Entry
 

Dalam paradigma baru ini, setiap keputusan investasi wajib melalui proses konfirmasi. Fitur AI Live berfungsi memvalidasi momentum dengan mendeteksi saham paling aktif, sementara LADI memberikan konfirmasi arah akumulasi atau distribusi oleh smart money.

AI Live dan LADI bukan lagi sekadar indikator tambahan, melainkan checkpoint wajib sebelum eksekusi transaksi untuk menghindari jebakan distribusi," jelasnya.

Kekuatan Infrastruktur dan Dana Kelolaan Rp312 Triliun

Inovasi ini didukung oleh fondasi teknologi dan permodalan yang masif. IPOT tercatat mengelola dana (AUM) sekitar Rp312 triliun dengan dukungan infrastruktur server berlatensi rendah dan algoritma kompleks.

Moleonoto menyentil bahwa banyak broker lain gagal menyediakan sistem serupa karena keterbatasan fundamental. 

"UI mereka tetap statis bukan karena strategi, tetapi karena keterbatasan teknologi, infrastruktur, dan permodalan."

Menariknya, IPOT kini sering digunakan sebagai alat konfirmasi oleh investor dari berbagai broker lain. 

Fenomena ini memposisikan IPOT sebagai Layer Proteksi di mana investor membuka aplikasi IPOT untuk memvalidasi data melalui AI Live sebelum mengeksekusi transaksi di platform lain.

Hal ini membuktikan bahwa di era 2026, transparansi data dan kecepatan AI adalah kunci utama. 

Transformasi ini diharapkan dapat menurunkan risiko spekulasi berlebih di pasar modal Indonesia.

"UI yang tidak berbasis AI Real Time hanyalah ilusi kontrol. Dalam market yang bergerak cepat, layar tanpa sistem bukan alat bantu, melainkan sumber kerugian," tutup Moleonoto.***