Harga TBS Kelapa Sawit Kaltim Naik.
Ekbis

Harga TBS Sawit Kaltim Tembus Rp3.623 per Kg Dipicu Pasar Global

  • Dipicu Lonjakan Harga CPO Global
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. 

Lonjakan ini dipicu menguatnya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global serta meningkatnya permintaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, memastikan bahwa kenaikan harga TBS sawit periode 1–15 Mei 2026 dipengaruhi oleh penguatan harga CPO dan kernel.

“Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp15.293,70 per kilogram, sedangkan harga kernel mencapai Rp14.681,40 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).

Rincian Harga TBS Sawit Kaltim 1–15 Mei 2026

Berdasarkan hasil penetapan, harga TBS sawit di Kaltim ditentukan sesuai umur tanaman, dengan rincian sebagai berikut:

  • Umur 3 tahun: Rp3.190,48 per kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.292,00 per kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.382,77 per kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.457,08 per kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.507,07 per kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.563,83 per kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.607,22 per kg
  • Umur 10 tahun: Rp3.623,96 per kg

Harga tertinggi tercatat pada tanaman umur 10 tahun yang menembus Rp3.623,96 per kilogram.

Berlaku untuk Petani Plasma Bermitra

Ahmad Muzakkir menjelaskan, daftar harga tersebut merupakan standar bagi petani yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kaltim, khususnya kebun plasma.

Kerja sama antara kelompok tani dan pabrik minyak sawit (PMS) dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani. 

BACA JUGA:

Harga TBS Sawit Naik Signifikan, Tertinggi Rp 3.558,33 per kilogram - ibukotakini.com

BPDP Buka Grant Riset 2026 untuk Akademisi, Begini Cara Daftarnya! - ibukotakini.com

Dengan pola kemitraan ini, harga TBS diharapkan mengikuti ketentuan resmi dan tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak.

“Melalui kemitraan ini, harga TBS petani bisa sesuai standar dan kesejahteraan kelompok tani sawit di Kaltim dapat meningkat,” tegasnya.

Dampak Kenaikan Harga CPO Global

Kenaikan harga CPO global dalam beberapa waktu terakhir menjadi katalis utama penguatan harga TBS di daerah sentra sawit, termasuk Kaltim. Kondisi ini memberi angin segar bagi petani sawit, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas perkebunan.

Dengan tren positif ini, pelaku usaha dan petani diharapkan dapat terus menjaga produktivitas serta memperkuat kemitraan agar stabilitas harga tetap terjaga dalam jangka panjang.***