Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati PPU Tekankan Integritas ASN
Penajam

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati PPU Tekankan Integritas ASN

  • Bupati PPU Mudyat Noor menekankan pentingnya integritas ASN dan penerapan nilai Pancasila dalam pelayanan publik
Penajam
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menyatakan pentingnya integritas dan semangat pengabdian aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung pembangunan daerah. 

Hal itu disampaikan Mudyat usai memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU, Kamis (1/10/2026). 

Menurut Mudyat, pembangunan Kabupaten PPU tidak cukup hanya mengandalkan program dan kebijakan pemerintah. 

"Peran aparatur yang berintegritas, profesional, dan memiliki semangat pengabdian juga menjadi bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan," katanya dalam amanat. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/rsud-rapb-ppu-jalani-akreditasi-tohar-keselamatan-pasien-prioritas

Upacara tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. 

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah (Sekda) Tohar, para asisten, unsur pimpinan daerah, serta peserta dari sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). 

Mudyat mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum bagi seluruh aparatur untuk kembali mengingat dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini harus menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya ASN, untuk terus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Mudyat. 

Ia menuturkan, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pemerintahan dapat diwujudkan melalui sikap gotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta membangun kebersamaan. 

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/apbd-perubahan-ppu-2026-capai-rp-1-99-triliun-ini-rinciannya

Nilai tersebut tidak hanya berhenti pada seremoni peringatan. Nilai Pancasila harus diterapkan dalam keseharian aparatur, termasuk ketika menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“Nilai-nilai Pancasila harus kita implementasikan dalam pekerjaan, mulai dari disiplin, tanggung jawab, menjaga persatuan hingga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya. 

Mudyat berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat sekaligus pemacu bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkab PPU untuk bekerja secara profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat. 

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemkab PPU menjaga semangat persatuan dan meningkatkan pengabdian dalam mendukung pembangunan daerah. 

"Dengan komitmen tersebut, aparatur diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan, menjaga kepercayaan masyarakat, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten PPU," imbuhnya. ***