Hindari Tahan Rem di Tanjakan, Ini Risiko bagi Motor
Tren

Hindari Tahan Rem di Tanjakan, Ini Risiko bagi Motor

  • Astra Motor Kaltim 1 membagikan sejumlah tips aman berkendara di tanjakan
Tren
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Astra Motor Kaltim 1 mengimbau para pengendara sepeda motor agar tidak membiasakan diri menahan rem sambil membuka gas saat berada di tanjakan. Cara berkendara yang kerap dianggap praktis ini justru berpotensi menimbulkan kerusakan komponen hingga membahayakan keselamatan.

PIC Safety Riding Astra Motor Kaltim 1, Aditya Wicaksana, menjelaskan bahwa menahan rem ketika gas dibuka membuat sistem pengereman dan mesin bekerja di luar kondisi normal. Akibatnya, suhu komponen meningkat drastis dan mempercepat keausan.

“Rem dipaksa menahan dorongan mesin, sementara mesin tetap bekerja. Kondisi ini memicu panas berlebih dan membuat sejumlah komponen cepat rusak,” ungkap Aditya pada Senin, 26 Januari 2026. 

Ia memaparkan, salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah kampas rem cepat aus dan mengalami overheat. Jika dibiarkan, panas berlebih dapat menurunkan daya cengkeram rem dan meningkatkan risiko rem blong, terutama saat motor digunakan di medan menanjak yang padat lalu lintas.

Khusus pada sepeda motor matik, kebiasaan tersebut juga berdampak pada sistem CVT dan kopling ganda. Komponen seperti belt, roller, dan kopling bekerja dalam suhu tinggi, sehingga lebih cepat aus, memicu getaran, hingga menyebabkan selip. Selain itu, beban mesin menjadi lebih berat dan konsumsi bahan bakar cenderung lebih boros karena tenaga tidak tersalurkan secara efektif.

BACA JUGA:

Pelajar PPU Unjuk Bakat di Honda Xpression Talent - ibukotakini.com

“Tanda awal yang sering dirasakan pengendara biasanya muncul bau gosong dan getaran. Itu indikasi adanya overheating pada sistem rem maupun CVT,” kata Aditya 

Untuk langkah pencegahan, Astra Motor Kaltim 1 membagikan sejumlah tips aman berkendara di tanjakan. Pengendara disarankan menggunakan rem belakang seperlunya tanpa menahannya terlalu lama, membuka gas secara bertahap, dan melepas rem saat motor mulai bergerak.

Untuk motor matik, pengendara juga dapat memanfaatkan fitur Idling Stop System (ISS) ketika berhenti. Sementara pada motor manual, penggunaan kopling harus dilakukan dengan tepat dan menghindari kebiasaan setengah kopling terlalu lama.

Selain teknik berkendara, Astra Motor Kaltim 1 mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala di bengkel resmi AHASS. Perawatan rutin dinilai krusial untuk menjaga performa, keselamatan, sekaligus memperpanjang usia pakai sepeda motor.

Dengan menerapkan cara berkendara yang benar, pengendara tidak hanya menjaga kondisi motor tetap prima, tetapi juga meningkatkan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. ***