Pemerintah akan mengalihfungsikan Hotel Atlet di Kompleks GOR Kadrie Oening, Jalan Wahid Hasyim I, Samarinda, menjadi hunian sementara bagi mahasiswa.

Hotel Atlet Samarinda Disulap Jadi Hunian Mahasiswa

  • Pemprov Kaltim Wujudkan Akses Pendidikan Lewat Program Gratispol
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi generasi muda dari daerah pedalaman.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengalihfungsikan Hotel Atlet di Kompleks GOR Kadrie Oening, Jalan Wahid Hasyim I, Samarinda, menjadi hunian sementara bagi mahasiswa.

Hotel delapan lantai yang sebelumnya digunakan sebagai tempat menginap kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXX pada 2024 ini, kini dipersiapkan sebagai fasilitas tinggal yang layak dan nyaman bagi mahasiswa Kaltim yang menempuh pendidikan di ibu kota provinsi.

BACA JUGA:

Dispora Gandeng Perusda, Kelola Hotel Atlet Samarinda - ibukotakini.com

Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud, yang akrab disapa Harum, menyampaikan bahwa lokasi Hotel Atlet sangat strategis karena berada dekat dengan Universitas Mulawarman (Unmul) dan telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

“Hotel ini sangat potensial untuk jadi hunian mahasiswa. Hanya perlu pembenahan ringan seperti pengecatan dan perbaikan AC. Kita manfaatkan bangunan ini untuk mendukung anak-anak Kaltim yang sedang belajar,” ujar Harum dalam rapat koordinasi Program Gratispol.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud

Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan dipandu langsung oleh Sekretaris Daerah Sri Wahyuni. 

Rencana pengalihan fungsi Hotel Atlet menjadi asrama mahasiswa ini merupakan bagian dari implementasi Program Gratispol, yang mencakup layanan pendidikan dan kesehatan gratis bagi masyarakat Kaltim.

Hotel Atlet saat ini memiliki kapasitas 384 tempat tidur, dan dapat ditingkatkan menjadi 768 tempat tidur dengan penggunaan ranjang bertingkat. 

BACA JUGA:

Dispora Kaltim Dorong Partisipasi Pemuda Disabilitas - ibukotakini.com

Jika digabungkan dengan tiga gedung asrama di sekitar GOR Sempaja yang berkapasitas total 576 tempat tidur, maka total daya tampung bisa mencapai sekitar 1.344 mahasiswa.

“Bangunan ini sudah hampir dua dekade berdiri. Akan jauh lebih bermanfaat jika digunakan untuk mendukung mahasiswa dari pelosok yang sedang berjuang menuntut ilmu,” ujar Harum.

Namun, Gubernur menegaskan bahwa fasilitas ini hanya akan diperuntukkan bagi mahasiswa yang benar-benar memiliki semangat dan kemauan untuk belajar.

“Pemerintah hadir untuk mereka yang mau berjuang. Semua anak Kaltim punya hak yang sama selama mereka punya KTP Kaltim dan tekad untuk menuntut ilmu,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus menegaskan arah kebijakan Pemprov Kaltim dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan tinggi di tengah upaya membangun sumber daya manusia unggul untuk masa depan Benua Etam. (ADV)