HUT 129 Balikpapan, Wali Kota Rahmad Mas'ud Paparkan Arah Pembangunan
Balikpapan

HUT 129 Balikpapan, Wali Kota Paparkan Arah Pembangunan

  • Dalam arah pembangunan ke depan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat
Balikpapan
Muhammad

Muhammad

Author

IBUKOTAKINI.COM - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyatakan pentingnya menjaga kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Kota Balikpapan di tengah keberagaman latar belakang masyarakat yang tinggal dan bekerja di kota ini.

Pada peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud membuka penyampaiannya dengan menyebutkan kehadiran para perwakilan kesultanan yang hadir. Penyebutan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap unsur adat dan sejarah yang melekat dalam perjalanan Kota Balikpapan.

Penyebutan kesultanan itu dengan perhatian terhadap peran adat dan sejarah lokal yang sebelumnya sempat disinggung Presiden Joko Widodo saat peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Saat itu, Presiden menegur agar unsur kesultanan tidak dikesampingkan dalam agenda-agenda resmi.

“Walaupun tidak semua lahir di Balikpapan, di sinilah rumah kita. Di kota ini kita mencari kehidupan dan membangun kebersamaan,” kata Rahmad Mas’ud dalam sambutanya, di Halaman Balai Kota Balikpapan pada Selasa 10 Februari 2026.

Menurut Rahmad, Balikpapan merupakan kota yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah, suku, dan budaya. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi kekuatan apabila dikelola dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati antarwarga.

BACA JUGA:

https://ibukotakini.com/read/puskesmas-sepinggan-baru-diresmikan-layanan-makin-dekat

"Stabilitas dan keamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat," ungkapnya. Pasalnya, Keterlibatan warga dinilai penting untuk menjaga suasana kota tetap kondusif, terutama di tengah dinamika pembangunan yang terus berjalan.

Rahmad Mas’ud juga menyinggung perjalanan panjang Kota Balikpapan yang telah berkembang selama lebih dari satu abad. Sejak awal pertumbuhan kawasan industri, Balikpapan terus bertransformasi menjadi kota yang memiliki peran strategis, baik di tingkat regional maupun nasional.

Seiring dengan perkembangan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Pembangunan kota perlu dilakukan secara seimbang agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dalam arah pembangunan ke depan, Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan kota, mulai dari penyediaan layanan publik hingga peningkatan kualitas hidup warga.

Tema Harmoni Menuju Kota Global disebutkan sebagai cerminan visi pembangunan Balikpapan ke depan, dengan tetap menjunjung nilai kebersamaan, kearifan lokal, serta keberlanjutan.
Proses pembangunan kota membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat agar Balikpapan dapat terus berkembang sebagai kota yang aman, nyaman, dan inklusif. ***