Presiden Prabowo Subianto memuji kontribusi Polri dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tren

HUT Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Puji Dapur MBG Polri Terbaik di Dunia

  • Bangun Lebih dari Seribu Dapur SPPG
Tren
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM — Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menyukseskan program strategis nasional, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pidatonya di Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kepala Negara secara khusus memuji kualitas ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun oleh jajaran Korps Bhayangkara di seluruh penjuru tanah air.

Menurut Presiden, keterlibatan aktif Polri dalam program MBG membuktikan bahwa institusi ini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir langsung mengatasi persoalan mendasar di tengah masyarakat.

Bangun Lebih dari Seribu Dapur SPPG Berkualitas Dunia

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Polri telah bergerak cepat membangun fasilitas pendukung krusial berupa dapur umum untuk menyuplai makanan sehat bagi anak-anak sekolah.

"Polri juga ikut aktif membangun lebih dari seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur-dapur untuk program MBG. Dan, saya tidak ragu-ragu sampaikan di sini, dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik," tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya, Rabu, 1 Juli 2026.

Hebatnya lagi, kualitas infrastruktur gizi yang digarap oleh Polri ini bukan sekadar klaim sepihak pemerintah. Presiden menyatakan bahwa fasilitas tersebut telah mendapat pengakuan dan peninjauan langsung dari berbagai lembaga internasional.

"Ini bukan kata saya, banyak pengamat, banyak peninjau dari lembaga-lembaga dunia yang datang ke Indonesia melihat dapur-dapur tersebut, dan di antaranya, sebagian besar yang dilihat dapur-dapur dari Polri," lanjutnya.

Polri Berada di Garis Depan Ketahanan Pangan

Selain program Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo juga menyoroti peran ganda Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pihak kepolisian dinilai sukses mendorong produksi komoditas pangan di daerah, salah satunya pada sektor produksi jagung.

Untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil bumi tersebut, Polri dinilai berhasil mendirikan gudang-gudang pangan dengan kualitas komparatif yang sangat baik di tingkat desa hingga kawasan perbatasan.

Bagi Presiden, keaktifan para tokoh dan anggota kepolisian di berbagai sektor kenegaraan ini tidak lepas dari jati diri institusi yang lahir dari rahim perang kemerdekaan.

"Kepolisian Indonesia lahir dari perang kemerdekaan. Karena itu, Kepolisian Republik Indonesia memiliki sifat selalu di tengah-tengah rakyat dan harus selalu membela rakyat, merasakan penderitaan rakyat," kata Presiden.

Menjaga Stabilitas dan Infrastruktur Dasar

Di akhir penyampaiannya pada momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, Kepala Negara meminta seluruh personel kepolisian untuk terus memelihara semangat pengabdian dan transformasi diri.

Selain mengawal program gizi nasional dan stabilitas harga bahan pokok, Polri juga diminta mempertahankan aksi nyata di lapangan, seperti pembuatan sumur bor air bersih, pembangunan jembatan, hingga penanggulangan dampak bencana alam di berbagai daerah.***