
IHSG Anjlok 0,86 Persen, Investor Asing Malah Borong Saham Rp933 Miliar
- Nilai Transaksi Investor Asing Rp4,56 Triliun
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,86 persen ke level 6.394,125 pada perdagangan Rabu (19/8/2026). Di tengah tekanan tersebut, investor asing justru mencatat pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp933,53 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai transaksi investor asing tercatat sekitar Rp4,56 triliun untuk pembelian dan Rp3,63 triliun untuk penjualan. Dengan demikian, posisi bersih investor asing pada perdagangan hari ini mencapai net buy Rp933,53 miliar.
Sebaliknya, investor domestik membukukan transaksi pembelian sekitar Rp9,69 triliun dan penjualan Rp10,63 triliun. Posisi tersebut menghasilkan net sell sekitar Rp933,53 miliar.
Arus dana asing ini menjadi salah satu sorotan dalam perdagangan ketika IHSG mengalami tekanan cukup tajam. Sebelum ditutup di level 6.394,125, indeks sempat menembus 6.490,913, tetapi kemudian terkoreksi hingga menyentuh level terendah 6.373,810.
BACA JUGA:
IHSG Hari Ini 19 Agustus 2026 Ditutup Anjlok 0,86 Persen ke 6.394 - ibukotakini.com
Meski mencatat pembelian bersih pada perdagangan hari ini, investor asing masih berada dalam posisi net sell secara kumulatif sepanjang tahun berjalan. Nilai net sell asing secara year to date (YTD) mencapai sekitar Rp72,30 triliun.
Aktivitas Perdagangan
Secara keseluruhan, volume transaksi saham pada perdagangan Rabu mencapai 34,268 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp14,258 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 2,179 juta kali.
Adapun rata-rata perdagangan harian sepanjang tahun berjalan tercatat sebesar 39,210 miliar saham, dengan nilai transaksi rata-rata Rp21,911 triliun dan frekuensi rata-rata 2,506 juta kali.
Dari sisi valuasi, data BEI menunjukkan market price to earnings ratio (PER) berada di level 12,92 kali, sedangkan price to book value (PBV) sebesar 1,70 kali.
Pergerakan dana asing menjadi perhatian investor karena terjadi ketika IHSG justru mengalami koreksi. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual pada perdagangan hari ini lebih banyak berasal dari investor domestik, sementara investor asing mengambil posisi beli bersih.***
