
IHSG Anjlok 2,64% ke 5.142 pada Sesi I, ALKA Melonjak 24%
- MGLV Terkoreksi Paling Dalam
Tren
IBUKOTAKINI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,64 persen ke level 5.142,82 pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (29/10/2026). Indeks melemah di tengah tekanan jual yang mendominasi pergerakan pasar sejak pembukaan perdagangan.
IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.321 sebelum merosot hingga level terendah 5.136. Hingga jeda siang, indeks berada di posisi 5.142,82.
Saham-saham big caps berguguran. BBCA turun 225 poin atau 4,30 persen menjadi 5.050 per lembar saham. Berikutnya BMRI yang melorot 60 poin atau 1,60 persen ke posisi 3.780. BBRI dan PTBA tak kalah tragis.
BBRI terkoreksi 60 poin atau 2,10 persen 2.880. Sedangkan raksasa tambang PTBA terjun 110 poin atau 3,40 persen ke posisi 3.140 per lembar.
BACA JUGA:
Dana Asing Masuk Lagi, IHSG Menguat ke 5.282 - ibukotakini.com
Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sekitar 14,07 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp5,74 triliun dan frekuensi mencapai 787,62 ribu kali.
Di sisi lain, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp257,74 miliar. Nilai pembelian asing mencapai Rp5,83 triliun, sedangkan penjualan tercatat Rp5,57 triliun.
Meski demikian, aksi beli asing tersebut belum mampu menahan pelemahan IHSG pada perdagangan sesi pertama.
ALKA Memimpin Kenaikan Saham
Di tengah koreksi IHSG, saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menjadi pencetak kenaikan tertinggi (top gainer) berdasarkan persentase.
BACA JUGA:
Gabriel Rey Tambah Kepemilikan di Perusahaan Popok MMIX - ibukotakini.com
Saham ALKA melonjak 24,86 persen atau naik 880 poin ke level Rp4.420.
Berikut lima saham dengan kenaikan persentase tertinggi dalam data perdagangan sesi I:
- ALKA naik 24,86 persen ke Rp4.420.
- YPAS naik 20,71 persen ke Rp1.020.
- KONI naik 18,86 persen ke Rp1.765.
- ENAK naik 13,61 persen ke Rp192.
- KJEN naik 13,39 persen ke Rp127.
Kenaikan saham-saham tersebut terjadi ketika indeks utama bergerak melemah. Kondisi ini menunjukkan pergerakan harga saham yang beragam di tengah koreksi pasar secara keseluruhan.
MGLV dan SINI Masuk Daftar Saham Terlemah
Sementara itu, saham PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menjadi salah satu saham dengan penurunan terbesar dalam daftar top loser. Saham MGLV terkoreksi 6,28 persen atau turun 675 poin ke Rp10.075.
BACA JUGA:
OJK Perpanjang Buyback Saham Tanpa RUPS hingga 2027 - ibukotakini.com
Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) turun 5,65 persen atau 575 poin ke Rp9.600.
Berikut daftar saham yang melemah berdasarkan data penutupan perdagangan sesi I:
- MGLV turun 6,28 persen ke Rp10.075.
- SINI turun 5,65 persen ke Rp9.600.
- SMMA turun 2,59 persen ke Rp19.725.
- UNTR turun 2,05 persen ke Rp25.075.
- ADES turun 1,74 persen ke Rp33.875.
Koreksi IHSG pada sesi I menjadi perhatian investor menjelang perdagangan sesi II. Pelaku pasar perlu mencermati arah pergerakan indeks, aktivitas transaksi, serta perubahan arus dana investor asing untuk melihat perkembangan pasar selanjutnya.***
