
IHSG Hari Ini Anjlok 2,59% ke Level 5.936
- Kapitasisasi Pasar Menyusut Rp298 triliun
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Senin (12/10/2026). IHSG ditutup di level 5.936,147, turun 157,612 poin atau 2,59 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.093,759.
Berdasarkan data IDX Daily Statistics Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.128,723 sebelum melemah hingga level terendah 5.917,390.
Koreksi tersebut turut memangkas kapitalisasi pasar BEI menjadi Rp10.403 triliun, turun dari sekitar Rp10.701 triliun pada penutupan perdagangan Jumat (9/10/2026). Dengan demikian, kapitalisasi pasar menyusut sekitar Rp298 triliun.
Penurunan IHSG ini terjadi meskipun investor asing mencatatkan beli bersih pada perdagangan hari tersebut. Namun, secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan jual bersih dalam jumlah besar.
BACA JUGA:
Medco Caplok 10% Hak PI 4 Blok Gas Kaltim dari Eni - ibukotakini.com
Investor Asing Net Buy Rp142,75 Miliar
Data BEI menunjukkan investor asing mencatatkan net buy Rp142,75 miliar pada perdagangan Senin.
Angka tersebut menjadi kontras di tengah koreksi tajam IHSG. Meski terjadi pembelian bersih asing dalam satu hari, posisi kumulatif investor asing sepanjang tahun masih berada di zona jual.
Sepanjang 2026, investor asing mencatatkan net sell Rp84,86 triliun. Kondisi ini menunjukkan akumulasi arus dana asing masih menjadi salah satu indikator penting yang perlu dicermati dalam menilai pergerakan pasar saham domestik.
Meski demikian, data transaksi asing satu hari maupun secara kumulatif tidak dengan sendirinya menjelaskan penyebab penurunan IHSG pada perdagangan tersebut.
BACA JUGA:
Profil BIKE, Distributor Sepeda yang Akuisisi Tambang Batu Bara di Kaltim - ibukotakini.com
Transaksi Saham Capai Rp13,65 Triliun
Di tengah pelemahan indeks, aktivitas perdagangan saham di BEI tetap berlangsung aktif.
Berdasarkan statistik harian BEI, volume transaksi mencapai 57,76 miliar saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp13,65 triliun.
Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,856 juta kali.
Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI pada akhir perdagangan tercatat sebesar Rp10.403 triliun, setara sekitar US$581 miliar berdasarkan data yang ditampilkan dalam statistik Bursa.
IHSG Kembali di Bawah Level 6.000
Penutupan IHSG di level 5.936,147 membuat indeks kembali berada di bawah level psikologis 6.000.
Level ini menjadi perhatian pelaku pasar setelah IHSG mengakhiri pekan sebelumnya di 6.093,759.
Pada perdagangan Senin, rentang pergerakan indeks berada di antara 5.917,390 dan 6.128,723. Posisi penutupan yang lebih dekat ke level terendah harian memperlihatkan kuatnya tekanan jual sepanjang sesi, meski data ini belum menunjukkan saham atau sektor mana yang menjadi sumber utama pelemahan.
Valuasi Pasar Saham Indonesia
Dari sisi valuasi, statistik BEI mencatat rasio price to earnings (PER) pasar berada di level 12,42 kali, sedangkan rasio price to book value (PBV) tercatat 1,57 kali.
Adapun rata-rata transaksi harian sepanjang tahun hingga periode pelaporan mencapai:
- Volume: 39,672 miliar saham.
- Nilai transaksi: Rp20,582 triliun.
- Frekuensi: 1,186 juta kali transaksi.
Volume perdagangan pada Senin berada di atas rata-rata harian sepanjang tahun tersebut, sedangkan nilai transaksi Rp13,65 triliun masih di bawah rata-rata harian Rp20,58 triliun.
Pergerakan selanjutnya akan menjadi perhatian investor, terutama untuk melihat apakah tekanan jual berlanjut dan bagaimana arah aliran dana asing setelah IHSG kembali ditutup di bawah level 6.000.***
