
IHSG Jumat 4 September 2026, Turun 0,47 Persen ke 6.636
- Asing Catat Net Sell Rp29,76 Miliar
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 4 September 2026. IHSG berakhir di level 6.636,475, turun 31,416 poin atau 0,47 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.667,891.
Berdasarkan data IDX Daily Statistics yang dirilis BEI, IHSG sempat menguat pada awal perdagangan. Indeks mencapai level tertinggi harian 6.704,125, atau naik sekitar 0,54 persen.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga akhir perdagangan. IHSG kemudian bergerak turun dan menyentuh level terendah 6.633,915, sebelum ditutup di 6.636,475.
Tekanan pasar juga terlihat dari aktivitas investor asing. Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp29,76 miliar di seluruh pasar.
Jika dikonversi berdasarkan kurs USD/IDR BI sebesar Rp17.636, nilai tersebut setara dengan sekitar US$1,69 juta.
Transaksi Saham Capai Rp15 Triliun
Meski IHSG terkoreksi, aktivitas perdagangan saham di BEI tetap tinggi.
BEI mencatat total volume transaksi mencapai 34,285 miliar saham. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp15,001 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 2,028 juta kali.
Dari aktivitas transaksi berdasarkan kelompok investor, investor domestik mencatat nilai beli sekitar Rp11,215 triliun dan nilai jual Rp11,186 triliun.
Sementara investor asing mencatat nilai beli sekitar Rp3,786 triliun, berbanding dengan nilai jual yang mencapai Rp3,816 triliun.
Data tersebut menunjukkan adanya tekanan jual dari investor asing pada perdagangan terakhir pekan ini.
Kapitalisasi Pasar BEI Turun
Sejalan dengan pelemahan IHSG, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penurunan.
Total IDX Market Cap tercatat sebesar Rp11.599 triliun, sedangkan kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp2.887 triliun.
Dari sisi valuasi, BEI mencatat market PER sebesar 13,14 kali dan market PBV sebesar 1,76 kali.
Rata-rata Transaksi Harian Masih di Atas Rp20 Triliun
Secara year-to-date (YTD), rata-rata aktivitas perdagangan saham masih berada pada level yang cukup besar.
Rata-rata volume perdagangan tercatat 39,797 miliar saham per hari. Sementara rata-rata nilai transaksi mencapai Rp21,591 triliun dengan rata-rata frekuensi perdagangan sekitar 2,490 juta kali.
Namun, data BEI juga menunjukkan arus dana asing secara kumulatif masih berada di zona jual. Sepanjang tahun berjalan, investor asing mencatatkan net sell Rp68,055 triliun, atau sekitar US$3,859 miliar.
Dengan penutupan 4 September 2026, IHSG kembali berada di bawah level 6.700 setelah sempat menembus level tersebut dalam perdagangan intraday. ***
Data kunci perdagangan BEI, Jumat (4/9/2026):
IHSG: 6.636,475
Perubahan: -31,416 poin (-0,47%)
IHSG tertinggi: 6.704,125
IHSG terendah: 6.633,915
Volume: 34,285 miliar saham
Nilai transaksi: Rp15,001 triliun
Frekuensi: 2,028 juta kali
Net sell asing: Rp29,76 miliar
Net sell asing YTD: Rp68,055 triliun
Kapitalisasi pasar: Rp11.599 triliun
Market PER: 13,14 kali
Market PBV: 1,76 kali
