
IHSG Merah Lagi, Asing Lepas Saham Rp871 Miliar dalam Sehari
- Kapitalisasi Pasar Turun Jadi Rp10.802 Triliun
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu (7/10/2026). IHSG ditutup di level 6.146,724, turun 46,203 poin atau 0,75 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.192,927.
Tekanan terhadap pasar saham Indonesia berlangsung sepanjang perdagangan. Berdasarkan data IDX Daily Statistics, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.214,764, sebelum bergerak turun hingga titik terendah 6.136,191.
Salah satu sorotan utama perdagangan adalah aktivitas investor asing yang kembali mencatatkan penjualan bersih atau net sell.
Investor asing membukukan net sell Rp871,36 miliar pada perdagangan Rabu.
BACA JUGA:
PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp9,3 Triliun hingga Agustus 2026 - ibukotakini.com
Transaksi Saham Capai Rp36,19 Triliun
Di tengah koreksi IHSG, aktivitas perdagangan saham tergolong ramai.
Berdasarkan statistik BEI, total volume transaksi mencapai 47,789 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp36,193 triliun.
Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,024 juta kali.
Aktivitas tersebut menunjukkan perdagangan berlangsung cukup aktif meskipun indeks utama Bursa Indonesia berakhir di zona merah.
Kapitalisasi Pasar Turun Jadi Rp10.802 Triliun
Penurunan IHSG juga diikuti dengan penurunan kapitalisasi pasar.
Pada akhir perdagangan 7 Oktober 2026, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp10.802 triliun.
Dalam denominasi dolar AS, kapitalisasi pasar tersebut mencapai sekitar US$604 miliar.
BACA JUGA:
Indomobil eMotor Buka Dealer Baru di Sepinggan Balikpapan, Ini Harganya - ibukotakini.com
Sementara itu, kapitalisasi pasar IHSG tercatat sekitar Rp10.802 triliun dengan nilai dalam dolar AS sekitar US$604 miliar berdasarkan statistik harian BEI.
Investor Asing Masih Catat Net Sell Besar Secara YTD
Tekanan dari investor asing juga terlihat dalam akumulasi sepanjang tahun.
Data BEI mencatat net sell asing secara year to date (YTD) mencapai Rp84.170,45 miliar, atau sekitar Rp84,17 triliun.
Angka tersebut menunjukkan posisi jual bersih investor asing masih sangat besar sepanjang 2026.
BACA JUGA:
MUFG Danamon Jadi Nama Baru, Begini Nasib Nasabah Danamon dan MUFG Indonesia - ibukotakini.com
Pada perdagangan hari itu saja, net sell mencapai Rp871,36 miliar atau sekitar US$50,27 juta.
Valuasi IHSG
Dari sisi fundamental pasar, data BEI menunjukkan PER pasar berada di level 12,63 kali, sedangkan PBV tercatat 1,63 kali.
Adapun rata-rata transaksi harian sepanjang tahun hingga periode tersebut tercatat:
- Volume: 39,472 miliar saham
- Nilai transaksi: Rp20,723 triliun
- Frekuensi: 1,194 juta transaksi
Dibandingkan rata-rata harian tersebut, perdagangan 7 Oktober mencatat volume, nilai transaksi dan frekuensi yang lebih tinggi.***
