BEI ubah kriteria Indeks SMInfra18 dengan integrasi ESG dan multi-faktor fundamental.
Ekbis

IHSG Rebound 0,46% Sehari Usai Reshuffle Prabowo

  • Asing Lepas Saham Rp1,27 Triliun
Ekbis
Bunga Citra

Bunga Citra

Author

IBUKOTAKINI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada perdagangan Jumat (2/10/2026), sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri dan pejabat negara dalam perombakan Kabinet Merah Putih.

Berdasarkan IDX Daily Statistics, IHSG ditutup di level 6.036,888, naik 27,386 poin atau 0,46 persen dari posisi penutupan sehari sebelumnya di 6.009,502. Indeks sempat bergerak pada rentang 5.979,983 hingga 6.053,236 sepanjang perdagangan.

Namun, penguatan IHSG belum diikuti arus dana asing. Investor asing mencatat net sell Rp1,272 triliun pada perdagangan Jumat. Secara year to date (YTD), akumulasi net sell asing tercatat sekitar Rp82,55 triliun.

Pergerakan tersebut menjadi menarik karena terjadi sehari setelah pasar saham Indonesia mengalami koreksi cukup dalam di tengah pelantikan dan perombakan sejumlah posisi strategis pemerintahan Presiden Prabowo.

BACA JUGA:

ADCP Kejar Dukungan Danantara dan Restrukturisasi Utang Bank - ibukotakini.com

Pada Kamis (1/10/2026), IHSG ditutup turun 1,02 persen ke 6.009,50. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai pasar saat itu merespons perkembangan reshuffle kabinet, selain menghadapi tekanan eksternal dan aksi jual investor asing. 

Dengan demikian, penguatan IHSG pada Jumat menunjukkan pergerakan pasar tidak bergerak satu arah hanya karena sentimen reshuffle. Di satu sisi indeks mengalami rebound, tetapi di sisi lain investor asing masih melakukan pelepasan saham dalam jumlah besar.

IHSG Naik, Transaksi Capai Rp12,25 Triliun

Data perdagangan BEI pada 2 Oktober menunjukkan aktivitas transaksi cukup besar.

Total volume perdagangan mencapai sekitar 120,681 miliar saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp12,25 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1,614 juta kali.

Kapitalisasi pasar BEI berada di sekitar Rp10.627 triliun, sementara jumlah saham yang tercatat dalam statistik mencapai 594 emiten.

BACA JUGA:

IHSG Sesi I Senin 28 September 2026 Turun 0,97% ke 6.181,43 - ibukotakini.com

Dari sisi valuasi, statistik BEI menunjukkan market P/E sebesar 12,41 kali dan market P/BV 1,61 kali.

Data tersebut memberikan gambaran bahwa kenaikan indeks pada perdagangan terakhir pekan tersebut terjadi di tengah aktivitas transaksi yang tetap tinggi, meskipun arus dana asing masih negatif.

Sehari Sebelumnya IHSG Tertekan Usai Reshuffle

Konteks politik dan kebijakan menjadi perhatian pasar pada perdagangan Kamis.

Presiden Prabowo Subianto melantik 10 menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada 1 Oktober 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. 

BACA JUGA:

Punya 31,8 Juta Investor, BEI Perketat Kepemilikan Saham - ibukotakini.com

Beberapa posisi yang berubah berkaitan langsung dengan kebijakan ekonomi, industri dan investasi.

Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Muhammad Sarmuji menjadi Menteri Perindustrian. Sementara Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan. 

Perubahan tersebut membuat arah kebijakan ekonomi kabinet menjadi salah satu perhatian pelaku pasar.

Bahlil dan Sarmuji Jadi Perhatian Investor

Dari jajaran baru, posisi Bahlil Lahadalia dan Muhammad Sarmuji memiliki keterkaitan langsung dengan sektor industri, hilirisasi dan investasi.

Bahlil mendapat mandat sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, sedangkan Sarmuji dipercaya memimpin Kementerian Perindustrian. Pergeseran tersebut menempatkan kebijakan hilirisasi dan industrialisasi kembali menjadi bagian penting dari perhatian pasar.

BACA JUGA:

Kredit Kaltim Tembus Rp223 Triliun, Tumbuh 22,8 Persen - ibukotakini.com

Sementara itu, dua posisi Wakil Menteri Keuangan juga mengalami perubahan. Hal ini membuat kebijakan fiskal dan koordinasi pengelolaan keuangan negara tetap menjadi salah satu faktor yang dicermati investor.

Sekretariat Negara mencatat pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengisian jabatan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. 

Asing Masih Jual Saham

Meski IHSG berhasil rebound, data perdagangan menunjukkan investor asing belum berbalik menjadi pembeli bersih.

Net sell asing Rp1,272 triliun pada Jumat menjadi salah satu angka penting dalam statistik perdagangan. Secara kumulatif hingga periode tersebut, net sell asing mencapai sekitar Rp82,55 triliun.

Artinya, kenaikan IHSG pada Jumat belum dapat dibaca sebagai perubahan menyeluruh arus modal asing.

BACA JUGA:

BEI Umumkan Jadwal Libur Bursa 2027, Ada Libur Panjang di Maret - ibukotakini.com

Kondisi ini juga sejalan dengan penilaian analis pada perdagangan sebelumnya. Nafan menyebut tekanan jual asing menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi arah IHSG, sementara dari eksternal pasar masih menghadapi tingginya yield US Treasury, tekanan rupiah dan ketidakpastian geopolitik. 

Pasar Menunggu Dampak Kebijakan Kabinet Baru

Pergerakan IHSG dalam dua hari perdagangan tersebut memperlihatkan respons pasar yang dinamis.

Kamis: IHSG turun 1,02 persen setelah reshuffle dan pelantikan pejabat.

Jumat: IHSG rebound 0,46 persen ke 6.036,888, tetapi asing masih mencatat net sell Rp1,27 triliun.

Karena itu, perubahan kabinet belum dapat disimpulkan hanya dari pergerakan satu hari perdagangan. Fokus berikutnya berada pada bagaimana pejabat baru menerjemahkan mandatnya ke dalam kebijakan ekonomi, industri, hilirisasi, fiskal dan investasi.

BACA JUGA:

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Pasar Cermati Arah Fiskal dan IHSG - ibukotakini.com

Bagi pasar modal, konsistensi kebijakan dan kepastian implementasi menjadi faktor yang akan menentukan apakah perubahan susunan kabinet tersebut hanya menghasilkan volatilitas jangka pendek atau diikuti perubahan ekspektasi terhadap fundamental ekonomi.***