Data menunjukkan volatilitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia sepekan terakhir.
Ekbis

IHSG Sepekan Anjlok 1,53%, Investor Asing Net Sell Rp1,79 Triliun

  • Penggantian Menkeu Direspon Negatif Investor Saham
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Pelaku pasar saham Indonesia belum merespon positif pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia. Sejak dilantik sampai akhir pekan ini, Menkeu yang baru, Suahasil Nazar belum memberikan efek positif terhadap bursa.  

Hal ini tecermin dari kinerja perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah sepanjang periode 14–18 September 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,53% menjadi 6.441,159 dari posisi 6.541,377 pada pekan sebelumnya.

Pelemahan IHSG tersebut diikuti penyusutan kapitalisasi pasar BEI. Nilai kapitalisasi pasar turun 1,58% menjadi Rp11.266 triliun, dari sebelumnya Rp11.446 triliun.

Aktivitas perdagangan saham juga mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

BACA JUGA:

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Pasar Cermati Arah Fiskal dan IHSG - ibukotakini.com

Rata-rata nilai transaksi harian BEI turun 6,95% menjadi Rp15,22 triliun dari Rp16,36 triliun.

Penurunan lebih besar terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian yang merosot 14,73% menjadi 1,89 juta kali transaksi. Pada pekan sebelumnya, frekuensi transaksi harian mencapai 2,22 juta kali.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian turun 20,71% menjadi 28,61 miliar saham, dibandingkan 36,09 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Investor Asing Catat Net Sell Rp1,79 Triliun

Tekanan di pasar saham juga terlihat dari aktivitas investor asing. Pada perdagangan terakhir pekan tersebut, investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp1,79 triliun.

BACA JUGA:

IHSG Melemah Usai Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu - ibukotakini.com

Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing telah membukukan nilai jual bersih sebesar Rp74,36 triliun di pasar saham Indonesia.

Data tersebut menunjukkan tekanan jual investor asing masih menjadi salah satu faktor yang mewarnai perdagangan saham di BEI sepanjang tahun berjalan.

Dengan penurunan IHSG, kapitalisasi pasar, nilai transaksi, frekuensi, dan volume perdagangan, aktivitas pasar saham Indonesia pada periode 14–18 September 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya.

IHSG Ditutup Turun 0,33% ke 6.441,159 pada Jumat 18 September 2026

Mengakhiri perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 18 September 2026, di level 6.441,159.

Berdasarkan data IDX Daily Statistics, IHSG turun 21,272 poin atau 0,33% dibandingkan posisi sebelumnya di level 6.462,431.

BACA JUGA:

BEI Umumkan Jadwal Libur Bursa 2027, Ada Libur Panjang di Maret - ibukotakini.com

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar. Level tertinggi yang dicapai berada di 6.521,021, sedangkan level terendah menyentuh 6.419,495.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi saham pada Jumat, 18 September 2026, mencapai 31,728 miliar saham.

Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp19,244 triliun atau setara USD1,084 miliar.

Adapun frekuensi transaksi mencapai 1,908 juta kali.

Data IDX Daily Statistics juga mencatat kapitalisasi pasar BEI berada di level Rp11.266 triliun, atau setara USD635 miliar.

BACA JUGA:

Jawaban Menkeu Terkait Usulan Hapus Pajak JHT - ibukotakini.com

Sementara itu, IHSG Market Cap tercatat sebesar Rp2.802 triliun, setara USD158 miliar.

Data tersebut menggunakan kurs USD/IDR BI sebesar Rp17.745.

Dengan demikian, perdagangan saham BEI pada Jumat, 18 September 2026, ditutup dengan IHSG 6.441,159, turun 0,33%, dengan volume transaksi 31,728 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,244 triliun.

Data IHSG Jumat, 18 September 2026

IndikatorData
IHSG6.441,159
Perubahan-21,272 (-0,33%)
Previous6.462,431
Tertinggi6.521,021
Terendah6.419,495
Volume31,728 miliar saham
Nilai transaksiRp19,244 triliun
Nilai transaksiUSD1,084 miliar
Frekuensi1,908 juta kali
IDX Market CapRp11.266 triliun
IDX Market CapUSD635 miliar
IHSG Market CapRp2.802 triliun
IHSG Market CapUSD158 miliar
USD/IDR BIRp17.745