IKN dan BI Percepat UMKM Samboja Naik Kelas
Kabar Ibu Kota

IKN dan BI Percepat UMKM Samboja Naik Kelas

  • Sebanyak 120 pelaku UMKM mengikuti workshop ini, terdiri dari 60 peserta Kecamatan Samboja dan 60 peserta Kecamatan Samboja Barat
Kabar Ibu Kota
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM - Otorita Ibu Kota Nusantara bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Literasi Keuangan Digital dan Edukasi Legalitas Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi pelaku usaha di Kecamatan Samboja dan Samboja Barat. 

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM lokal agar tumbuh berkelanjutan seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Workshop Literasi Keuangan Digital dan Edukasi Legalitas Produk UMKM Batch 1 digelar selama dua hari, Selasa–Rabu (3–4/2/2026), di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Samboja. 

Sementara itu, Batch 2 dilaksanakan pada Kamis–Jumat (5–6/2/2026) di BPU Kantor Kecamatan Samboja Barat.

Dalam kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman manajemen keuangan berbasis digital serta edukasi legalitas usaha. Materi tersebut diharapkan mendorong UMKM menjadi lebih akuntabel, profesional, dan berdaya saing, sekaligus siap terhubung dengan ekosistem ekonomi digital.

Program ini juga mendukung target pembangunan IKN, termasuk sasaran nol persen kemiskinan pada 2035, melalui penguatan ekosistem UMKM. 

BACA JUGA:

Aksi Bersih Sampah IKN Kolaborasi Multipihak - ibukotakini.com

Upaya tersebut mencakup fasilitasi penjualan daring, promosi usaha, penyaluran insentif, hingga program pelatihan berkelanjutan.

Sebanyak 120 pelaku UMKM mengikuti workshop ini, terdiri dari 60 peserta Kecamatan Samboja dan 60 peserta Kecamatan Samboja Barat. Kedua wilayah tersebut merupakan daerah delineasi IKN yang berperan strategis sebagai kawasan penyangga, dengan cakupan 13 desa dan kelurahan di Samboja serta 10 desa dan kelurahan di Samboja Barat.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Conrita Ermanto berharap kegiatan ini memberi dampak nyata bagi pengembangan usaha masyarakat. 

“Melalui workshop ini, kami berharap pelaku UMKM dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha menjadi lebih maju, profesional, dan berdaya saing tinggi, sehingga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah IKN,” ungkapnya. ***