Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud bertemu pimpinan KPK Berhad Senin, 19 Oktober 2026.
Samarinda

Ini Pesan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Saat Bertemu Perusahaan Sawit Malaysia

  • Pastikan Jaminan Sosial Pekerja
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud baru-bqru ini bertemu dengan pimpinan perusahaan sawit asal Malysia yang beroperasi di Kutai Timur. 

Dalma pertemuan itu, Rudy Mas'ud meminta manajemen Kuala Lumpur Kepong Berhad (KLK), menjamin kesejahteraan pekerja dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. 

Ia juga menegaskan kewajiban perusahaan mendaftarkan seluruh pekerja ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Pesan tersebut disampaikan Rudy saat menerima audiensi manajemen KLK Berhad di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Senin (19/10/2026).

BACA JUGA:

Syafruddin Ingatkan Pemerintah Tak Gengsi Terima Bantuan Asing Tangani Karhutla

“Selain pekerjanya, tolong juga perhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaannya, Pak,” tegas Rudy.

Menurut Rudy, tanggung jawab perusahaan tidak cukup hanya berorientasi pada keuntungan. Perusahaan juga perlu memperhatikan infrastruktur dasar dan fasilitas umum bagi masyarakat sekitar, termasuk tempat ibadah yang mengakomodasi kebutuhan pekerja dan warga dari berbagai agama.

Rudy turut menyoroti administrasi kependudukan pekerja, terutama mereka yang berasal dari luar Kalimantan Timur dan telah menetap untuk bekerja dalam jangka panjang.

“Pekerja Bapak harus terdata dan terdaftar di Dinas Dukcapil, terutama administrasi kependudukan. Terlebih yang sudah menetap bekerja selama dua tahun,” ujarnya.

BACA JUGA:

Harga CPO Dunia Naik, Kok TBS Sawit Kaltim Malah Turun?

Ia juga meminta perusahaan memastikan seluruh pekerja menjadi peserta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan agar memperoleh perlindungan kesehatan serta jaminan atas risiko kerja.

“Kalau mereka terdaftar sebagai peserta BPJS, tentu kesehatan dan risiko kerja mereka terjamin,” kata Rudy.

Sementara itu, Senior General Manager KLK Berhad, Thomas, menyebut perusahaan memiliki areal perkebunan sawit seluas 50.000–85.000 hektare dengan sekitar 12.000 pekerja. Perkebunan KLK tersebar di Kabupaten Kutai Timur, Kutai Barat, dan Berau.

KLK juga memiliki kilang pengolahan (*refinery*), pabrik oleokimia, dermaga, dan pembangkit listrik untuk mendukung pengolahan serta ekspor produk turunan kelapa sawit.

BACA JUGA:

Gubernur Kaltim Raih Penghargaan Pendukung Zakat Terbaik Ajang Baznas Award 2026

Dalam pertemuan tersebut, Rudy turut mendorong pekerja KLK menjadi nasabah Bankaltimtara, bank milik pemerintah daerah. Ia menyatakan pemerintah daerah siap membangun fasilitas perbankan di lingkungan perusahaan untuk memudahkan akses layanan keuangan bagi pekerja.

Audiensi tersebut dihadiri manajemen KLK Berhad yang dipimpin Thomas, bersama penanggung jawab perusahaan PT Sinergi Agro Industri, Abdul Hadi Bin Manas, dan Desyi.***