Otorita IKN teken kerja sama investasi Rp1,2 triliun
Kabar Ibu Kota

Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Apartemen hingga Sport Center Segera Dibangun

  • Proyek apartemen, hotel, sport center hingga restoran siap dibangun mulai akhir 2026
Kabar Ibu Kota
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM - Arus investasi ke Ibu Kota Nusantara kian deras. Otorita Ibu Kota Nusantara kembali menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dua investor pelopor, yakni PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi.

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Otorita IKN ini menjadi sinyal kuat percepatan pembangunan kawasan komersial dan fasilitas pendukung di ibu kota baru Indonesia.

Salah satu proyek jumbo datang dari PT Dian Jaya Indonesia, anak usaha Dian Development Co Ltd. Perusahaan ini akan membangun apartemen dan hotel di kawasan WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di area Education Precinct.

Proyek tersebut berdiri di atas lahan sekitar 33.201 meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp1,15 triliun. Pembangunan ditargetkan mulai pada triwulan IV tahun 2026.

Tak kalah menarik, PT Biru Makmur Abadi akan menghadirkan fasilitas sport center dan restoran di kawasan KIPP 1C. Lokasinya berada di sekitar SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma, menjadikannya penopang aktivitas kawasan pendidikan.

BACA JUGA:

KPU Siapkan Pemutakhiran Data Dapil Khusus IKN untuk Pemilu 2029 - ibukotakini.com

Proyek ini akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 16.387 meter persegi dengan nilai investasi Rp50 miliar, dan dijadwalkan mulai konstruksi pada akhir 2026.

Secara keseluruhan, dua proyek ini menggelontorkan investasi hingga Rp1,2 triliun, dengan kontribusi yang akan disetorkan mencapai lebih dari Rp3,9 miliar.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa masuknya investasi ini akan memperkuat ekosistem kota masa depan yang tengah dibangun.

“Kehadiran apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran akan memperkaya fasilitas perkotaan sekaligus menjadikan IKN semakin hidup, produktif, dan inklusif,” ujarnya.

Dari sisi investor, optimisme terhadap IKN juga terus menguat. Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menilai IKN memiliki prospek besar sebagai kota modern berbasis teknologi.

“Kami melihat IKN sebagai smart city dengan kepastian regulasi dan potensi bisnis yang menjanjikan,” katanya.

Hal senada disampaikan Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, yang menyebut IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang sejalan dengan tren kota hijau global. ***