
IPOT Luncurkan xRDN, Tabungan Digital Aman Berimbal Hasil
- Bagi investor pasar modal, xRDN berfungsi sebagai aset kas strategis yang likuid dan lebih produktif
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - Di tengah maraknya kasus phishing dan meningkatnya risiko keamanan finansial di era digital.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan xRDN, solusi menabung digital berbasis pasar modal yang menempatkan keamanan sebagai fondasi utama, sekaligus menawarkan potensi imbal hasil sekitar ±2% per tahun
IPOT menilai, risiko finansial masyarakat saat ini tidak hanya berasal dari fluktuasi pasar, tetapi juga dari dana yang tidak produktif dan sistem penyimpanan yang rentan.
Beragam insiden pembobolan akun dan penyalahgunaan identitas digital menunjukkan bahwa celah keamanan akses menjadi ancaman serius bagi nasabah.
Berangkat dari kondisi tersebut, IPOT merancang xRDN untuk menjawab dua tantangan sekaligus: meningkatkan produktivitas dana parkir dan memperkuat perlindungan sistem.
Selama ini, imbal hasil Rekening Dana Nasabah (RDN) maupun tabungan bank konvensional umumnya berada di kisaran 0,02%–0,2% per tahun. xRDN dihadirkan sebagai alternatif yang lebih produktif tanpa mengorbankan aspek keamanan.
BACA JUGA:
BI Balikpapan Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar Ramadan - ibukotakini.com
Kepercayaan pasar terhadap pendekatan ini terlihat pada akhir Januari lalu, ketika terjadi gejolak dan volatilitas pasar.
Di tengah sikap defensif investor, IPOT mencatat arus dana masuk dalam skala triliunan rupiah ke ekosistem xRDN, mencerminkan keyakinan terhadap kombinasi produktivitas dana dan fondasi keamanan yang ditawarkan.
Dari sisi sistem, xRDN dibangun dalam ekosistem berlapis dan tidak bergantung pada satu lapisan keamanan semata. Jika terjadi gangguan pada sistem eksternal, seperti perbankan, dana nasabah tetap berada dalam struktur yang terisolasi dan aman. IPOT juga menerapkan sistem keamanan tiga lapis untuk memastikan akun tetap terlindungi, bahkan jika pengguna menjadi korban phishing.
Bagi investor pasar modal, xRDN berfungsi sebagai aset kas strategis yang likuid dan lebih produktif. Sementara bagi penabung digital, khususnya generasi muda, xRDN menawarkan cara menabung yang relevan dengan tantangan zaman, dengan likuiditas terjaga dan sistem perlindungan yang dirancang sejak awal.
BACA JUGA:
Kredit Perbankan Balikpapan Tumbuh 19,6% pada 2025 - ibukotakini.com
Presiden Direktur dan CEO IPOT, Moleonoto The, menegaskan, xRDN bukan instrumen spekulatif dan tidak menjanjikan imbal hasil tetap. Produk ini dikelola sesuai regulasi pasar modal Indonesia dengan prinsip transparansi dan perlindungan investor.
“Di saat banyak pihak fokus pada fitur dan pertumbuhan, kami memilih fokus pada fondasi. Dana nasabah harus produktif, tetapi sistemnya harus jauh lebih kuat. Keamanan bukan tambahan, melainkan fondasi IPOT,” terang Moleonoto The pada Kamis 19 Februari 2026.
Melalui peluncuran xRDN, IPOT mengajak masyarakat mengevaluasi kembali tempat menyimpan dana dan kekuatan sistem yang melindunginya.
“Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital, xRDN diposisikan sebagai pilihan strategis untuk menabung secara aman, produktif, dan relevan dengan kebutuhan keuangan modern,” pungkasnya. ***
