
Jaga Kualitas Layanan Publik, Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan Pegawai
- Pengawasan tidak hanya dilakukan pada aspek kehadiran pegawai, tetapi juga menyangkut kualitas kerja
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat pengawasan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap cepat, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan agar seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih aktif melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pegawai di lingkungan kerja masing-masing.
Di mana pelayanan publik menjadi wajah utama pemerintah daerah. Karena itu, disiplin aparatur tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif semata, melainkan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/kontribusi-tembus-rp-29-triliun-kaltim-serius-garap-ekraf
“Seluruh pegawai, baik PNS maupun PPPK, memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Bagus, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada aspek kehadiran pegawai, tetapi juga menyangkut kualitas kerja, etika pelayanan, hingga respons terhadap kebutuhan warga.
"Pemkot Balikpapan ingin memastikan setiap layanan di instansi pemerintah berjalan optimal dan tidak menimbulkan keluhan di masyarakat," ucapnya.
Belakangan ini, kata dia, berbagai masukan dari masyarakat terkait pelayanan publik menjadi perhatian pemerintah kota.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/uea-salurkan-rp-3-3-miliar-untuk-162-jemaah-haji-indonesia-2026
Karena itu, pimpinan OPD diminta segera melakukan evaluasi internal apabila ditemukan persoalan di lapangan.
Bagus menilai kritik dan saran masyarakat harus dipandang sebagai bagian dari upaya perbaikan birokrasi. Dengan evaluasi berkelanjutan, kualitas pelayanan publik diharapkan semakin profesional dan adaptif.
Selain pengawasan melekat dari pimpinan perangkat daerah, Pemkot Balikpapan juga terus mendorong penguatan budaya kerja disiplin di lingkungan pemerintahan.
Upaya tersebut dinilai penting seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan transparan.
“Evaluasi dan pembinaan tentu akan terus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing OPD,” tandasnya. (ADV Diskominfo Balikpapan)
