
Jamaah Haji Asal Balikpapan Siap Diberangkatkan Malam Ini
- Rombongan ini dijadwalkan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pukul 23.40 WITA
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Sebanyak 360 Jemaah Calon Haji (Calhaj) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 asal Balikpapan siap bertolak menuju Tanah Suci.
Rombongan ini dijadwalkan terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 4102 melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pukul 23.40 WITA, Selasa 28 April 2026 malam ini.
Kepastian tersebut menyusul prosesi penyerahan jemaah dari Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Balikpapan, Suharto Baijuri, kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan di asrama haji, Senin (27/4) malam.
Suharto Baijuri merincikan, Kloter 2 terdiri dari 356 jemaah dan 4 orang petugas kloter. Secara komposisi, jemaah perempuan mendominasi dengan jumlah 211 orang, sedangkan laki-laki berjumlah 149 orang.
"Seluruh dokumen keberangkatan sudah lengkap. Dalam rombongan ini, terdapat 137 jemaah lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun dan 15 jemaah disabilitas yang menggunakan kursi roda. Semua dalam pengawasan dan pendampingan petugas," jelas Suharto pada Selasa, 28 April 2026.
Setibanya di asrama, para jemaah langsung melewati pemeriksaan kesehatan ketat sebagai syarat mendapatkan Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA).
BACA JUGA:
Jamaah Haji Tak Perlu Khawatir Telkomsel Sediakan Kuota Internet RoaMAX Haji - ibukotakini.com
Selain fasilitas penginapan, jemaah juga telah menerima hak-hak wajib seperti paspor, gelang identitas, kartu Nusuk, hingga uang saku (living cost) yang disalurkan melalui Bank Kaltimtara.
Kepala PPIH Embarkasi Balikpapan, Mochlis Hasan, menyatakan bahwa kondisi jemaah saat ini tengah beristirahat untuk menjaga fisik sebelum jadwal keberangkatan nanti malam.
Inovasi pelayanan berupa penggunaan fasilitas garbarata atau jembatan penghubung terminal ke pintu pesawat yang kini sudah dilengkapi lift dan eskalator.
"Kami tidak lagi menggunakan tangga manual yang melelahkan. Inovasi garbarata ini sudah sukses diuji coba pada Kloter 1 dan sangat memudahkan, terutama bagi jemaah lansia dan pengguna kursi roda," ujar Mochlis.
Mochlis menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah pembenahan teknis berdasarkan evaluasi kloter sebelumnya agar proses masuk ke pesawat Garuda Indonesia malam ini berjalan lebih cepat dan efisien. ***
