Jamur Serang Kebun Karet, POPT Kaltim Turun Tangan
- IBUKOTAKINI.COM - Tim khusus Dinas Perkebunan Kaltim dikerahkan untuk mengatasi wabah jamur yang menyerang kebun karet.
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Belasan hektar kebun karet di wilayah Kalimantan Timur diserang wabah. Penyakit gugur daun yang berbahaya bagi tanaman karet muncul akibat jamur Pestalotiopsis sp.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengembangan Perlindungan Tanaman Perkebunan (P2TP) Dinas Perkebunan Kaltim Sopian menyebutkan ada dua daerah yang diserang jamur penyakit gugur daun baru-baru ini.
"Tanaman karet di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan diserang jamur Pestalotiopsis sp," kata Sopian dilansir Biro Adpim Setda Prov Kaltim, Selasa (31/5/2022).
Menurut dia, untuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya di Desa Prangat Baru Kecamatan Marangkayu terdampak serangan Pestalotiopsis sp ini seluas 14 hektare.
"Khususnya wilayah Kota Balikpapan. Data terakhir pada tahun 2021, sebanyak 15 hektar," sebutnya.
- https://ibukotakini.com/read/kaltim-segera-susun-neraca-penatagunaan-tanah-untuk-perkebunan
- https://ibukotakini.com/read/100-hektar-komoditi-karet-di-paser-masuk-peremajaan
- https://ibukotakini.com/read/nilai-ekspor-non-migas-kaltim-tertinggi-kedua-nasional
Saat ini lanjutnya, tengah diupayakan pengendalian serangan jamur Pestalotiopsis sp oleh tim Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dari UPTD P2TP Dinas Perkebunan Kaltim.
Serangan penyakit gugur daun Pestalotiopsis sp ini menurut Sopian, perlu ditekan dan dikendalikan agar produksi dan mutu lateks tetap terjaga dan tidak menyebar cepat pada areal tanaman yang masih sehat.
"Kebun karet yang terinfeksi jamur berdampak pada penurunan produksi lateks," ungkapnya.
Sopian mengemukakan sosialisasi mengenai pengendalian penyakit gugur daun karet Pestalotiopsis sp perlu disebarluaskan agar petani karet dan masyarakat sekitar lebih waspada.
"Sehingga mereka segera menangani dan ikut mengendalikan serangan penyakit ini dengan tanggap serta mandiri," pungkasnya.