Jangan Langsung Dicuci, Ini Risiko Mesin Motor Masih Panas
Tren

Jangan Langsung Dicuci, Ini Risiko Mesin Motor Masih Panas

  • Astra Motor Kaltim 1 bagikan cara merawat motor
Tren
Ferry Cahyanti

Ferry Cahyanti

Author

IBUKOTAKINI.COM - Astra Motor Kaltim 1 mengingatkan konsumen agar tidak mencuci sepeda motor saat kondisi mesin masih panas. Kebiasaan yang kerap dianggap sepele ini dinilai berisiko menurunkan performa kendaraan sekaligus mempercepat kerusakan komponen.

Menurut Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1, Rangga Noviar, menyiram motor dengan air ketika mesin belum dingin dapat memicu thermal shock, yakni perubahan suhu ekstrem yang berpotensi menimbulkan retak halus pada blok mesin, kepala silinder, hingga knalpot. 

“Air juga berisiko masuk ke area kelistrikan dan memicu gangguan pada sensor maupun ECU, terutama saat komponen masih panas,” terang Rangga pada Kamis 5 Februari 2026. 

Tak hanya berdampak pada mesin, kondisi panas juga membuat cat dan finishing bodi lebih rentan rusak. Siraman air dingin bisa menyebabkan cat menjadi kusam, belang, bahkan mengelupas. 

Ia menyebut, perubahan suhu ekstrem tersebut turut mempercepat oksidasi yang memicu karat pada baut, rangka, dan knalpot. 

BACA JUGA:

Honda Xpression 2026 Jadi Panggung Bakat Pelajar Kaltim - ibukotakini.com

“Dalam jangka panjang, performa motor bisa terganggu, mulai dari mesin brebet hingga sulit dihidupkan,” tandasnya. 

Menurutnya, pentingnya edukasi perawatan motor yang benar kepada konsumen.

“Masih banyak pengendara yang belum menyadari bahwa mencuci motor saat mesin masih panas bisa menimbulkan risiko kerusakan, mulai dari komponen mesin, kelistrikan, hingga cat bodi. Kami mengimbau konsumen memberi jeda sekitar 30 menit hingga mesin benar-benar dingin sebelum dicuci agar motor tetap awet dan aman digunakan,” ujarnya. 

Sebagai langkah pencegahan, konsumen disarankan menunggu mesin dingin sebelum mencuci motor serta melakukan perawatan rutin di AHASS. Dengan perawatan sesuai standar pabrikan, performa sepeda motor dapat terjaga dan kenyamanan berkendara tetap optimal.

“Melalui edukasi ini, kami komitmen untuk terus meningkatkan kesadaran konsumen akan pentingnya perawatan sepeda motor yang tepat dan berkelanjutan,” pungkas Rangga. ***