Jelang Musim Haji 2025, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Matangkan Kesiapan Layanan Calhaj
Kabar Ibu Kota

Jelang Musim Haji 2025, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Matangkan Kesiapan Layanan Calhaj

  • Bandara SAMS Sepinggan tahun ini akan melayani 5.756 jemaah haji, atau sekitar 3,5 persen dari total 166.429 jemaah yang diberangkatkan melalui 13 bandara embarkasi di seluruh Indonesia.
Kabar Ibu Kota
Is Wahyudi

Is Wahyudi

Author

IBUKOTAKINI.COM - Menjelang pelaksanaan musim haji tahun 2025, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menggelar Rapat Koordinasi Airport Security Committee (ASC) dalam rangka memastikan kesiapan operasional dan keamanan angkutan haji. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna Kantor PT Angkasa Pura Indonesia Cabang SAMS Sepinggan, Senin (29/4/2025).

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang digelar empat kali dalam setahun, sebagaimana diamanatkan dalam KM 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. 

Pertemuan ini dibuka langsung oleh General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Novi Hantoro, bersama CEO Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia, Handy Heryudhitiawan, serta perwakilan Otoritas Bandara Wilayah VII, Abdul Faqih.

Iwan mengatakan soliditas dan sinergi lintas instansi penting dalam menghadapi puncak arus keberangkatan dan kepulangan calon jemaah haji (Calhaj) tahun ini.

"Tujuan utama rapat ini adalah membangun komunikasi dan koordinasi antar seluruh stakeholder bandara, khususnya dalam memastikan kesiapan operasional Embarkasi dan Debarkasi Haji 2025. Kami mengedepankan pendekatan risk-based security untuk memitigasi potensi ancaman demi keselamatan dan kenyamanan jemaah,” terang Iwan.

BACA JUGA:

6 Mei 2025, Kloter Pertama Jemaah Haji Kaltim Diberangkatkan - ibukotakini.com

Bandara SAMS Sepinggan tahun ini akan melayani 5.756 jemaah haji, atau sekitar 3,5 persen dari total 166.429 jemaah yang diberangkatkan melalui 13 bandara embarkasi di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Handy Heryudhitiawan yang menilai momentum ini sebagai ujian kesiapan layanan yang terintegrasi.

“Sebagai salah satu dari 13 bandara embarkasi nasional, Bandara SAMS harus menunjukkan kualitas layanan dan keamanan terbaik. Ini bukan hanya tentang angka, tapi bagaimana kita mengawal ibadah suci ini dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Rapat ini dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Komandan Rayon Militer 0905-03, Kadis Ops Lanud Dhomber, Polresta Balikpapan, KP3 Bandara, perwakilan Kementerian Agama, Basarnas, BINDA Kaltim, Dinas Perhubungan, CIQ, BMKG, serta Balai Karantina Kesehatan.

Acara dilanjutkan dengan paparan teknis dari Airport Operation Landside & Terminal Manager yang menguraikan kesiapan fasilitas penunjang, serta sesi diskusi bersama Airport Security Protection mengenai peningkatan sistem keamanan bandara selama periode haji.

Selain membahas operasional teknis, rapat ini juga menjadi ajang sosialisasi kebijakan terbaru, termasuk Surat Edaran DJPU Nomor 06 Tahun 2025 yang melarang pengambilan foto dan video di area terlarang bandara, demi menjaga kerahasiaan sistem pengawasan, privasi individu, dan kelancaran tugas petugas lapangan. ***