Penyerahan bantuan kepada santri di Mahakam Ulu dari BMH.
Komunitas Kita

Kabut Asap Kepung Mahakam Ulu, BMH Kaltim Kirim Bantuan

  • Sasar Anak Sekolah hingga Santri
Komunitas Kita
Ambarwati

Ambarwati

Author

IBUKOTAKINI.COM  – Kabut asap dan kemarau ekstrem yang melanda wilayah hulu Kalimantan Timur mendorong Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Kaltim turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

Melalui program Gerakan Sehat Bersama, BMH Kaltim menyalurkan 85 paket bantuan kepada masyarakat mualaf dan binaan di Panti Asuhan Al-Bayan, Desa Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Senin (7/9/2026).

Bantuan tersebut terdiri dari masker, air mineral, dan susu. Penyaluran dilakukan bersama Pemuda Hidayatullah Kaltim dengan menyasar masyarakat yang dinilai rentan terhadap dampak buruk kualitas udara dan kekeringan.

Program ini difokuskan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), debu, serta kondisi udara yang memburuk.

BACA JUGA:

Pemprov Kaltim Salurkan 52,4 Ton Beras untuk Warga Mahulu Terdampak Kekeringan - ibukotakini.com

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena masyarakat, termasuk anak-anak dan santri, tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah situasi kemarau.

Lindungi Warga dari Risiko ISPA

BMH Kaltim menyebut bantuan masker diharapkan dapat membantu melindungi sistem pernapasan warga dari paparan asap dan debu.

Selain masker, air mineral diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama kondisi panas dan kering. Sementara susu ditujukan sebagai tambahan nutrisi, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Dampak yang diharapkan tidak hanya berupa perlindungan terhadap gangguan pernapasan, tetapi juga menekan risiko penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, serta iritasi mata dan tenggorokan.

BACA JUGA:

Sulit Air Bersih, 437 Warga Kariangau Balikpapan Kini Nikmati Sumur Bor BMH - ibukotakini.com

Kadiv Program dan Pendayagunaan BMH Kaltim, Achmad Rifai, mengatakan penyaluran tersebut merupakan respons terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat di wilayah hulu Mahakam Ulu.

“Alhamdulillah, pendistribusian paket kebaikan berupa masker, air mineral, dan susu ini merupakan langkah nyata BMH Kaltim untuk merespons situasi siaga darurat kemarau ekstrem dan kabut asap di Mahakam Ulu,” ujar Achmad.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menjaga kesehatan pernapasan, tetapi juga membantu kebutuhan cairan dan nutrisi warga.

Sasar Anak Sekolah hingga Santri

Penerima manfaat di lokasi tersebut terdiri dari masyarakat mualaf dan binaan. Di antaranya anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah serta santri pondok pesantren yang berada di wilayah perbatasan.

BACA JUGA:

Kebutuhan Beras Santri di Samarinda Capai 7 Ton per Bulan - ibukotakini.com

Pemilihan lokasi penyaluran mempertimbangkan kondisi Mahakam Ulu yang berada di kawasan hulu dan perbatasan. Wilayah tersebut tengah menghadapi dampak kemarau ekstrem yang berkaitan dengan fenomena El Nino.

Dalam pelaksanaannya, BMH Kaltim berkoordinasi dengan Pemuda Hidayatullah Kaltim untuk memastikan bantuan dapat menjangkau penerima manfaat di lokasi.

Bagi BMH Kaltim, penyaluran bantuan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan respons cepat bagi masyarakat yang menghadapi ancaman kesehatan akibat kondisi lingkungan ekstrem.

Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah mempercayakan amanah kepada BMH Kaltim untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah mempercayakan amanahnya,” katanya.***