
Kaltim Anggarkan Rp 1 Triliun untuk Insentif dan Penguatan Kapasitas Guru Daerah Terpencil
- Pemprov Kaltim berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar menyentuh masyarakat.
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyerahkan insentif bagi tenaga pendidik honorer, marbot dan penjaga rumah ibadah di Kota Balikpapan. Penyerahan berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Rabu 17 September 2025.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan di sektor pendidikan dan infrastruktur, terutama di wilayah perbatasan.
“Kami mengintensifkan perhatian terhadap para pendidik, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan. Mereka sudah berjuang luar biasa, sehingga pemerintah wajib hadir memberikan dukungan penuh,” ungkap Rudy disambut tepuk tangan para tamu undangan yang hadir di Dome.
Rudy menyebutkan, Pemprov Kaltim tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,388 triliun untuk pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
BACA JUGA:
https://ibukotakini.com/read/gubernur-kaltim-salurkan-program-jospol-untuk-balikpapan
Dari jumlah itu, sekitar Rp1 triliun difokuskan untuk insentif tenaga pendidik dan penguatan kapasitas guru, khususnya yang bertugas di daerah terpencil.
Selain pendidikan, pembangunan infrastruktur juga mendapat perhatian besar. Pemprov menyiapkan sekitar Rp3 triliun untuk pembangunan jalan, jembatan, serta sarana pendukung pendidikan.
Anggaran ini diprioritaskan untuk mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan.
“Anggaran ini kami fokuskan agar masyarakat di perbatasan juga bisa menikmati fasilitas yang layak, baik di bidang pendidikan maupun infrastruktur. Kami tidak ingin ada kesenjangan antarwilayah,” jelas Rudy.
Dalam kesempatan itu, Rudy juga mengumumkan program khusus pengembangan kawasan Bukit Ramadhani Kecil dengan nilai sekitar Rp6 miliar.
Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat fasilitas umum, sarana sosial, dan penunjang kegiatan masyarakat.
Lanjut Rudy menekankan komitmen Pemprov untuk melaksanakan program ini secara transparan dan tepat sasaran.
“Pemprov Kaltim berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar menyentuh masyarakat. Kami ingin pembangunan ini terasa nyata, bukan hanya di kota besar, tetapi juga di perbatasan dan daerah terpencil,” pungkas Rudy. ***
