Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan provinsi ini Buka Peluang Investasi, Proyek IPRO Ditawarkan di MIF 2026
Samarinda

Kaltim Buka Peluang Investasi, Proyek IPRO Ditawarkan di MIF 2026

  • Proyek Investasi Kaltim Jadi Andalan, MIF 2026 Digelar Oktober
Samarinda
Robi Sugiarto

Robi Sugiarto

Author

IBUKOTAKINI.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama pemerintah kabupaten/kota mempercepat penyiapan proyek investasi untuk menarik lebih banyak modal masuk ke daerah.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Penguatan Sinergi dalam Mendukung Pelaksanaan Roadmap Regional Investor Relations Unit (RIRU) Kaltim 2026–2028 dalam High Level Meeting (HLM) RIRU Kaltim 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Rabu (16/9/2026).

Roadmap tersebut menjadi pedoman bersama untuk memperkuat Investment Project Ready to Offer (IPRO) sekaligus mempercepat penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). 

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, Kaltim memiliki berbagai keunggulan dan potensi yang perlu dioptimalkan melalui penawaran proyek yang clean and clear serta pemberian kepastian investasi.

HLM RIRU Kaltim 2026 berfokus pada dua agenda utama, yakni pembahasan IPRO serta RDTR dan RTRW. 

“Roadmap RIRU Kaltim 2026–2028 akan dijalankan dalam tiga tahapan,” ungkap Seno Aji.

BACA JUGA:

Balikpapan Jadi Pusat Remanufaktur XCMG Pertama di Luar China - ibukotakini.com

Tahap pertama berupa persiapan dan perencanaan pada 2026, dilanjutkan pengembangan dan pelaksanaan pada 2027, kemudian pemantauan dan realisasi pada 2028.

Meski demikian, pemerintah tetap membuka peluang bagi proyek yang telah siap untuk direalisasikan lebih cepat. 

Kepala Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan, mengatakan stabilitas makroekonomi, kelayakan proyek dan kepastian berusaha menjadi faktor penting untuk meningkatkan keyakinan investor.

“Dalam konteks ini, RIRU berfungsi sebagai wadah koordinasi untuk menyiapkan dan mempromosikan proyek, mengatasi berbagai tantangan investasi, serta menindaklanjuti minat investor,” urai Jajang.

penandatanganan Komitmen Bersama Penguatan Sinergi dalam Mendukung Pelaksanaan Roadmap Regional Investor Relations Unit (RIRU) Kaltim 2026–2028 dalam High Level Meeting (HLM) RIRU Kaltim 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Rabu (16/9/2026)

Mahakam Investment Forum Digelar Oktober

Upaya menarik investor juga akan diperkuat melalui Mahakam Investment Forum (MIF) 2026 yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

Forum tersebut akan menjadi sarana promosi proyek unggulan Kaltim sekaligus mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor dari dalam dan luar negeri.

Melalui MIF, proyek-proyek yang masuk dalam portofolio IPRO Kaltim akan ditawarkan kepada calon investor untuk menjajaki peluang kerja sama dan mendorong realisasi investasi di daerah. 

Dorong Hilirisasi hingga Sektor Non-Ekstraktif

Jajang menambahkan BI Kaltim bersama pemerintah daerah dan mitra terkait akan melanjutkan koordinasi dalam RIRU untuk menjalankan roadmap tersebut.

Di mana dukungan BI mencakup penyediaan informasi ekonomi serta pengembangan portofolio proyek investasi.

“Sinergi tersebut diarahkan untuk mendorong investasi yang memperkuat hilirisasi, mengembangkan sektor non-ekstraktif, serta memperluas keterlibatan UMKM dan usaha lokal,” imbuhnya. ***