Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja di Balikpapan, Selasa (5/5/2026).
Balikpapan

Kaltim Dapat 3.000 Unit Bedah Rumah 2026, Maruarar Sirait Percepat Program BSPS

  • Percepat Jadwal Pemberian Stimulan BSPS
Balikpapan
Muhammad S.J

Muhammad S.J

Author

IBUKOTAKINI.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait membawa kabar gembira bagi warga prasejahtera di Kalimantan Timur dengan memastikan kehadiran negara secara nyata melalui peningkatan kuota bedah rumah yang sangat signifikan.

Dia menyebu, pada tahun ini kementerian mematok target khusus untuk Kalimantan Timur sebanyak 3.000 unit rumah yang akan direnovasi, sebuah lompatan besar dibandingkan realisasi tahun lalu yang hanya menyentuh angka 655 unit saja.

"Ini sejalan, target bedah rumah secara nasional meningkat tajam dari empat puluh lima ribu unit pada tahun lalu, menjadi empat ratus ribu unit tahun ini," kata Maruarar.

Kepastian peningkatan kuota ini terungkap saat ia blusukan langsung melihat kondisi hunian warga yang memprihatinkan di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, pada Selasa 5 Mei 2026.

BACA JUGA:

Meski Anggaran Disunat, Bedah Rumah Warga Miskin Berlanjut - ibukotakini.com

Di lokasi tersebut, ia menyaksikan sendiri potret kemiskinan yang belum tersentuh bantuan pemerintah, seolah kontras dengan status Kaltim sebagai wilayah kaya dengan Pendapatan Asli Daerah yang melimpah.

"Kaltim ini daerah kaya, PAD besar, maka Pak Prabowo sampaikan kekayaan alam kita mulai batu bara hingga minyak itu juga untuk kepentingan rakyat melalui program yang langsung tajam menyentuh masyarakat," ujarnya.

Melihat kondisi hunian yang sudah masuk kategori gawat, ia menginstruksikan percepatan jadwal Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari semula 20 Mei menjadi 15 Mei 2026.

Menurut Ara, sektor perumahan bukan sekwdar membangun fisik, melainkan mesin penggerak ekonomi yang menghidupkan toko material, menyerap tenaga kerja lokal, hingga melariskan warung-warung makan di sekitar lokasi.

BACA JUGA:

150 Rumah dapat Bantuan Rehabilitasi Pemprov Kaltim - ibukotakini.com

"Ada semen, pasir, genteng, hingga kayu, itu semua menggerakkan ekonomi karena toko material bergerak dan ibu-ibu yang punya warung makan juga ikut merasakan manfaatnya," jelasnya.

Selain bedah rumah, pemerintah juga memperkenalkan terobosan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga sangat ringan sebesar 0,5 persen per bulan untuk memperkuat kontraktor lokal dan UMKM konstruksi.

"Harusnya sudah tidak ada lagi warga yang terjerat rentenir di Kalimantan Timur karena bunga KUR ini sangat rendah dan menjadi yang pertama kali ada presiden yang membuat program seberpihak ini," pungkasnya.***