
Kampung Mandiri Balikpapan Utara Unjuk Kekuatan UMKM Warga
- Kampung Mandiri Balikpapan Utara masuk dalam penilaian Gelari Pelangi Kaltim 2026
Balikpapan
IBUKOTAKINI.COM - Kampung Mandiri di Kilometer 12, Kecamatan Balikpapan Utara, menjadi salah satu lokasi unggulan yang mencuri perhatian dalam verifikasi lapangan Lomba Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026.
Tak hanya menjadi lokasi penilaian, kawasan tersebut kini berkembang sebagai pusat pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan penguatan usaha mikro, pendidikan keluarga, hingga pengembangan kelembagaan masyarakat berbasis partisipasi warga.
Keberhasilan program tersebut dipaparkan Pemerintah Kecamatan Balikpapan Utara saat menerima kunjungan tim penilai Gelari Pelangi Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka verifikasi lapangan program Tim Penggerak PKK.
Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, mengatakan berbagai program yang berjalan saat ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah kecamatan, Tim Penggerak PKK, kelompok masyarakat, serta sektor swasta yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami berupaya memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Termasuk warga difabel yang secara akademis masih mampu mengikuti proses pembelajaran, tetap kami fasilitasi dengan baik,” kata Umar Adi pada Sabtu, 13 Juni 2026.
BACA JUGA:
Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas Dinilai Punya Daya Tarik Jadi Destinasi - ibukotakini.com
Ia menjelaskan, selain fokus pada peningkatan ekonomi keluarga, pemerintah kecamatan juga memberikan perhatian terhadap akses pendidikan dan peningkatan kapasitas masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Dalam kunjungan tersebut, tim penilai provinsi meninjau langsung aktivitas pemberdayaan di Kampung Mandiri Kilometer 12 yang menjadi salah satu contoh keberhasilan program Gelari Pelangi di Balikpapan Utara.
Di kawasan tersebut terdapat sedikitnya 11 unit usaha yang tersebar di lima RT. Berbagai usaha itu dikelola secara kolaboratif bersama kader PKK sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi keluarga dan membuka peluang pemasaran produk lokal.
Salah satu fasilitas unggulan yang menjadi perhatian tim penilai adalah Toko PKK, yang berfungsi sebagai pusat promosi sekaligus etalase berbagai produk hasil karya warga.
Keberadaan toko tersebut dinilai mampu membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Selain pengembangan UMKM, Kecamatan Balikpapan Utara juga memperkuat aspek kelembagaan melalui koperasi yang telah lama beroperasi di kawasan tersebut.
Seluruh aspek legalitas koperasi maupun unit usaha kini telah disesuaikan dengan regulasi terbaru guna memastikan keberlanjutan usaha masyarakat.
“Perizinan koperasi maupun unit usaha sudah kami sesuaikan dengan aturan yang berlaku saat ini. Ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga keberlanjutan usaha masyarakat agar semakin kuat dan legal,” ujar Umar Adi.
Menurutnya, kemitraan dengan kelompok usaha dan komunitas masyarakat yang telah dibangun sejak 2011 terus diperkuat agar pelaku UMKM memiliki peluang memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Bagi Kecamatan Balikpapan Utara, penilaian Gelari Pelangi tidak semata-mata berorientasi pada penghargaan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi sarana untuk menunjukkan hasil kerja bersama dalam membangun lingkungan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Umar Adi mengapresiasi seluruh kader PKK, kelompok masyarakat, serta berbagai mitra yang selama ini konsisten mendukung program pemberdayaan di wilayahnya.
“Yang paling penting bukan sekadar meraih juara, tetapi bagaimana program-program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan dan pemberdayaan inilah yang menjadi kekuatan utama Balikpapan Utara,” tutupnya. ***
