
Kanzai Corporation Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Karbon
- Peluang Investasi Perdagangan Karbon Berbasis Ekonomi Hijau
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM - Kanzai Corporation menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan karbon di Kalimantan Timur.
Kerja sama ini sebagai bagian dari pengembangan investasi berbasis ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut.
Penjajakan kerja sama itu mengemuka dalam audiensi antara Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dengan perwakilan Kanzai Corporation dan PT Kiara Multi Lestari, Senin, 19 Januari 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang investasi dan pengembangan usaha yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pemanfaatan potensi karbon yang dimiliki Kalimantan Timur.
BACA JUGA:
Bandara Ujoh Bilang Mahakam Ulu Diresmikan Februari 2026 - ibukotakini.com
Potensi karbon tersebut berasal dari sisa kelebihan pelaksanaan program Forest Carbon Partnership Facility–Carbon Fund (FCPF-CF).
Seno Aji menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk membuka ruang kolaborasi dengan investor, baik domestik maupun internasional, sepanjang sejalan dengan regulasi dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Kami sangat terbuka terhadap rencana investasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, khususnya dalam pengembangan perdagangan karbon ke depan,” ujar Seno Aji.
BACA JUGA:
Otorita IKN Resmikan Paket Wisata Authentic Hiking Gunung Parung - ibukotakini.com
Ia menjelaskan, program FCPF-CF merupakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan World Bank. Melalui implementasi program tersebut, Kalimantan Timur pada Desember 2025 telah menerima dana karbon sebesar USD 89,1 juta.
Dana tersebut menjadi modal penting dalam mendorong penguatan ekonomi hijau, sekaligus menempatkan Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah pionir perdagangan karbon di Indonesia.
Audiensi turut dihadiri CEO Kanzai Corporation Toshiyuki Hirouchi, Sekretaris Kanzai Corporation Muhammad Ahmad Lubis, serta Honorary Consulate Republik Indonesia di Sapporo, Jepang, Shunsuke Ogawa.
BACA JUGA:
Pemprov Kaltim Mau Bentuk Forum Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan - ibukotakini.com
Dari PT Kiara Multi Lestari hadir jajaran manajemen, antara lain M Ikhsan (CEO), Hary Priyanto (Managing Director), dan Desitarani (Direktur Operasional). ***
