Karantina Pertanian Balikpapan Diminta Gerak Cepat dalam Akselerasi Ekspor
Bisnis

Karantina Pertanian Balikpapan Diminta Gerak Cepat dalam Akselerasi Ekspor

  • IBUKOTAKINI.COM - Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan), Bambang, instruksikan jajarannya dorong percepatan layanan di Pelabuhan Semay
Bisnis
Redaksi

Redaksi

Author

BALIKPAPAN, IBUKOTAKINI.COM - Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan), Bambang, instruksikan jajarannya dorong percepatan layanan di Pelabuhan Semayang, Kalimantan Timur saat melakukan kunjungan dalam rangka Patroli ketersediaan pangan, pada akhir pekan lalu. 

Sebagai Pelabuhan terbesar di Kalimantan Timur, Semayang melayani lalu lintas barang domestik, ekspor, impor dan juga sebagai pelabuhan penumpang.

Kabarantan mengatakan sesuai instruksi Presiden No 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi, pemerintah meluncurkan program National Economic Logystic atau NLE, untuk menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan hingga tiba di gudangnya.

"Karantina pertanian menjadi salah satu instansi yang bertanggungjawab untuk menyukseskan penataan logistik nasional ini," tutur Bambang.

Kabarantan menambahkan Karantina Pertanian bersama bea cukai melakukan pemeriksaan bersama melalui Single Submission Quarantine Custom atau SSM QC, sebagai salah satu unsur dr NLE.

BACA JUGA:

"Pemeriksaan bersama ini telah diterapkan di seluruh wilayah kerja Karantina Pertanian, sehingga efektif memangkas waktu pemeriksaan dan mempercepat arus barang keluar dari pelabuhan," jelasnya

Sebelumnya layanan karantina secara SLA maksimal 3 hari, tahun 2022 secara Nasional layanan karantina pertanian dapat diselesaikan dalam 8 jam, dan di 2023 ini meningkat dengan rata rata selesai dalam 6,5 jam.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Kabarantan), Bambang

Sedangkan penerapan di Kaltim, Kepala Karantina Pertanian Balikpapan, Akhmad Al Faraby menjelaskan di Balikpapan penerapan SSM QC telah dilakukan sejak tahun 2021.

"Melalui pemeriksaan bersama bea cukai ini, mampu memangkas waktu 2-3 hari hingga tidak terjadi penumpukan barang di pelabuhan," jelas Alfaraby

Alfaraby menjelaskan lagi, untuk Balikpapan komoditas yang telah menggunakan layanan SSM QC ini ada produk Palm Kernel Expeller atau PKE, Wood Chip, Veneer, Plywood dan Produk Minyak Sawit, yang memang menjadi produk unggulan di Balikpapan. Dan tahun 2023 diharapkan seluruh komoditas dapat terfasilitasi SSM QC

Selain itu, Kabarantan minta seluruh jajaran Karantina Pertanian, khususnya Karantina Pertanian Balikpapan gerak cepat untuk penerapan SSM QC ini. ###