
Karhutla Berjarak 30 Km dari Zona Inti, Otorita Pastikan IKN Masih Aman
- Jarak lokasi bekas kebakaran dengan zona inti IKN diketahui masih terpaut sekitar 25-30 kilometer, sehingga kualitas udara di kawasan pusat pemerintahan terpantau dalam kategori baik.
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM—Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kawasan inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN masih dalam kondisi aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat terjadi di kawasan Bukit Tengkorak. Jarak lokasi bekas kebakaran dengan zona inti IKN diketahui masih terpaut sekitar 25-30 kilometer, sehingga kualitas udara di kawasan pusat pemerintahan hingga kini tetap terpantau dalam kategori baik.
Kendati demikian, Otorita IKN menegaskan tidak mau lengah dan tetap memperketat langkah antisipasi. Penguatan kesiapsiagaan dilakukan setelah Otorita IKN bersama Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur meninjau langsung lokasi bekas karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, termasuk area Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Senin (14/9/2026).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, meski jarak titik kebakaran dengan zona inti pemerintahan masih relatif jauh, penguatan pencegahan di lapangan tetap perlu dilakukan sebagai langkah kewaspadaan. "Patroli darat perlu ditingkatkan. Kemudian juga diperlukan bantuan peralatan untuk beberapa pemadam kebakaran," kata Basuki.
BACA JUGA:
DPRD Balikpapan Usulkan Aset Pemkot untuk Pembangunan SPBU - ibukotakini.com
Peninjauan lokasi tersebut dilanjutkan dengan rapat koordinasi di Bendungan Sepaku Semoi. Pertemuan itu mengevaluasi penanganan karhutla di IKN dan Kaltim, sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar api tidak meluas hingga mendekati kawasan inti pusat pemerintahan. Perhatian khusus terhadap pengamanan IKN juga datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut instruksi presiden sangat jelas agar api tidak sampai menjangkau zona inti IKN, meski secara jarak saat ini kawasan tersebut masih dalam radius aman. "Bapak Presiden memiliki perhatian khusus terhadap Kalimantan Timur karena ada IKN. Perintah Pak Presiden di Rapat Terbatas terakhir sangat jelas bahwa jangan sampai api sampai di zona inti IKN. Kita semua sudah bekerja dengan keras agar api tidak sampai ke zona inti IKN," ucap Raja.
Senada, Kepala BNPB Suharyanto memastikan kawasan IKN tetap ditempatkan sebagai salah satu wilayah prioritas dalam penanganan karhutla mengingat statusnya sebagai objek vital pemerintahan, meskipun titik kebakaran belum mendekati zona inti. "Kawasan IKN ini terus menjadi prioritas, tentu saja ini objek vital dan ada arahan langsung dari Bapak Prabowo Subianto. Semua kekuatan dikerahkan," ujar Suharyanto.
BACA JUGA:
Hotspot Kaltim Turun Jadi 1.106 Titik, Paser Masih Tertinggi Hari Ini - ibukotakini.com
Otorita IKN mencatat, hasil pengukuran indeks kualitas udara (air quality index) di KIPP IKN hingga saat ini masih berada dalam kondisi baik. Angka tersebut menjadi salah satu indikator utama yang terus dipantau ketat, sebagai bagian dari antisipasi dini apabila sewaktu-waktu terjadi perubahan arah angin atau perluasan titik api di kawasan sekitar.
Otorita IKN bersama kementerian dan lembaga terkait, TNI, Polri, serta Pemda Kaltim menegaskan akan terus memperkuat koordinasi, patroli, dan kesiapan sarana pemadaman. Langkah ini diambil bukan karena situasi darurat, melainkan sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh agar jarak aman 30 kilometer yang ada saat ini dapat terus dipertahankan dan zona inti IKN tetap terlindungi dari ancaman karhutla.
