
KB Bank Indonesia Klarifikasi Isu PHK 662 Karyawan dan Penutupan 21 KCP
- Optimalisasi Jaringan Kantor Meningkatkan Efisiensi Operasional
Ekbis
IBUKOTAKINI.COM – PT Bank KB Indonesia Tbk menegaskan langkah penyesuaian jaringan kantor, optimalisasi tenaga kerja, serta pengunduran diri dua anggota direksi merupakan bagian dari strategi transformasi bisnis yang telah direncanakan perusahaan.
Perseroan memastikan seluruh operasional dan layanan kepada nasabah tetap berjalan normal.
Penegasan tersebut disampaikan manajemen dalam surat klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 10 Juni 2026 sebagai respons atas informasi mengenai pemangkasan 662 karyawan, penutupan 21 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan pengunduran diri dua direksi.
Sekretaris Perusahaan PT Bank KB Indonesia Tbk, Ariz Dian Perkasa, menjelaskan bahwa penyesuaian jaringan kantor merupakan bagian dari transformasi dan optimalisasi model distribusi layanan perseroan.
BACA JUGA:
PHK di Balikpapan Capai 909 Orang, Ini Yang Dilakukan BPJS Ketenagakerjaan - ibukotakini.com
Dolar Tembus Rp18.167, Pilih Investasi Emas atau Dolar? - ibukotakini.com
Menurut perusahaan, langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan perilaku nasabah, perkembangan industri perbankan, serta meningkatnya penggunaan layanan digital oleh masyarakat.
"Penyesuaian jaringan kantor dilakukan sebagai bagian dari transformasi dan optimalisasi model distribusi layanan Perseroan untuk meningkatkan efektivitas operasional dan memperkuat kapabilitas layanan," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
KB Bank menegaskan bahwa di tengah penyesuaian jaringan kantor, perusahaan tetap memperluas akses layanan melalui penguatan jaringan ATM dan kanal digital.
Strategi tersebut bertujuan memastikan kebutuhan transaksi dan layanan perbankan nasabah tetap terpenuhi secara optimal di tengah perubahan pola layanan ke arah digital.
BACA JUGA:
CIMB Niaga Danai Sustainability-Linked Loan US$750 Juta untuk Vale Indonesia - ibukotakini.com
Hindari Averaging Down Agresif di Tengah Tekanan Berat IHSG - ibukotakini.com
Perseroan menilai optimalisasi jaringan kantor akan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih sesuai dengan kebutuhan nasabah saat ini maupun di masa mendatang.
Terkait pengurangan tenaga kerja, KB Bank menyatakan program optimalisasi organisasi merupakan bagian dari transformasi perusahaan yang telah direncanakan dan mulai dijalankan sejak 2025.
Manajemen menegaskan pelaksanaan program tersebut dilakukan secara terstruktur, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Langkah tersebut disebut bertujuan membangun organisasi yang lebih kuat, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan efektivitas operasional perusahaan.
BACA JUGA:
Kredit Perbankan Tumbuh 9,98 Persen, OJK: Investasi Pendorong Utama - ibukotakini.com
Tiga Proyek Panas Bumi Pertamina Geothermal Kantongi Pendanaan Internasional - ibukotakini.com
Dalam keterbukaan informasi tersebut, KB Bank juga mengonfirmasi telah menerima pengunduran diri Robby Mondong dan Dodi Widjajanto sebagai anggota Direksi Perseroan.
Perusahaan menyatakan kedua direksi tersebut telah menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya sesuai mandat yang diberikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kontribusi, dan pengabdian keduanya selama menjabat sebagai anggota direksi.
Informasi mengenai pengunduran diri tersebut, menurut perseroan, telah disampaikan kepada publik melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:
Aset BPR dan BPRS Tembus Rp236,69 Triliun, OJK Dorong Perluasan Pembiayaan UMKM - ibukotakini.com
Rupiah Melemah, Pemerintah Lakukan Hal ini - ibukotakini.com
KB Bank menegaskan tidak terdapat informasi atau kejadian material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan selain yang telah diungkapkan kepada publik.
Perseroan juga memastikan implementasi strategi transformasi bisnis tetap berjalan sesuai rencana dengan fokus pada peningkatan kualitas aset, efisiensi operasional, dan pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan.***
