
Kebutuhan Tenaga Listrik Meningkat, PLN Tambah Pasokan 18 MW
- PLN UID Kaltimra menggandeng KPC, menambah pasokan listrik 18 MW dari PLTU Tanjung Bara
Kabar Ibu Kota
IBUKOTAKINI.COM - Sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara diperkuat. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam pemanfaatan tenaga listrik dari PLTU Tanjung Bara.
Kolaborasi ini menjadi suntikan energi baru bagi sistem kelistrikan Kaltim–Kaltara di tengah lonjakan kebutuhan listrik yang terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan pembangunan kawasan.
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, bersama General Manager Coal Processing & Handling Division KPC, Poltak Sinaga, di Balikpapan, Kamis (23/04/2026).
Melalui sinergi ini, sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mendapatkan tambahan pasokan listrik sebesar 18 megawatt (MW) dari PLTU Tanjung Bara.
Tambahan daya ini diharapkan mampu memperkuat struktur pasokan sekaligus meningkatkan keandalan listrik bagi masyarakat dan sektor industri.
BACA JUGA:
UMKM Nunukan Masuk Pasar Global di SIFEX 2026 Malaysia - ibukotakini.com
“Pemanfaatan tenaga listrik dari PLTU Tanjung Bara menjadi dukungan penting bagi sistem kelistrikan Kaltim dan Kaltara. Ini akan memperkuat keandalan suplai listrik dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan industri,” ungkap Chaliq.
Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi strategi utama PLN dalam menjaga kesiapan sistem kelistrikan yang adaptif terhadap perkembangan kawasan.
“PLN terus mendorong kerja sama strategis agar sistem kelistrikan tetap andal dan mampu mengimbangi dinamika pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.
Sementara itu, Poltak Sinaga menyebut kerja sama ini sebagai kelanjutan sinergi antara KPC dan PLN dalam menjaga stabilitas pasokan listrik di Kalimantan.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Dukungan dari PLTU Tanjung Bara diharapkan memberi kontribusi nyata dalam memperkuat sistem kelistrikan dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat serta industri,” ujarnya. ***
