Arena bermain anak di Pencaity Mal Balikpapan. Saham BSBK meroket dalam sebualn terakhir, bangkit dari 'tidur' panjang.
Ekbis

Kelas! Saham Wulandari Bangun Laksana Meroket Setelah Tidur Panjang

  • Emiten Asal Balikpapan Pengelola BSB
Ekbis
Hadi Zairin

Hadi Zairin

Author

IBUKOTAKINI.COM – Saham PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) kembali jadi sorotan pelaku pasar. Emiten properti asal Balikpapan itu berhasil bangkit dari tidur panjang setelah sempat tertahan di level gocap.

Pergerakan BSBK mulai mencuri perhatian sejak 26 Agustus 2025. Dari harga Rp50, saham melesat ke Rp53, lalu hanya dalam dua hari menanjak drastis hingga Rp95 pada 28 Agustus. 

Setelah sempat terkoreksi ke Rp73 pada 1 September, saham kembali rebound dan ditutup di Rp89 pada Kamis, 12 September 2025. Secara bulanan, harga saham BSBK tercatat menguat 34,85 persen.

Lonjakan harga ini membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memasukkan BSBK ke dalam daftar pengawasan Unusual Market Activity (UMA). Pada Agustus lalu, saham ini juga sempat masuk radar pengawasan karena pola kenaikan serupa.

“Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan pasar modal,” tulis BEI dalam keterangannya. Bursa menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencermati pola transaksi saham BSBK dan mengimbau investor berhati-hati.

BACA JUGA:

Pasar Modal Indonesia Catat 954 Emiten, Kapitalisasi Rp13.755 Triliun - ibukotakini.com

Dalam pengumuman itu, BEI meminta investor memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten, serta mengkaji kembali rencana aksi korporasi BSBK sebelum mengambil keputusan investasi.

BSBK sendiri merupakan pengelola kawasan Balikpapan Superblock, yang menaungi dua pusat belanja ikonik di Kota Minyak, yakni Mall E-Walk dan Pentacity Mall. 

Selain bisnis pengelolaan mal, emiten ini juga bergerak di pengembangan apartemen, condotel, shophouse, penyewaan ruang usaha, hingga fasilitas rekreasi seperti Aquaboom Waterpark.

Hingga perdagangan terakhir, BSBK tercatat memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp1,66 triliun dengan saham beredar mencapai 25,09 miliar lembar. Kinerja keuangan terakhir menunjukkan laba per saham (EPS) di posisi Rp13,71.

BACA JUGA:

Hanya Ada 6 Emiten Asal Kaltim Tercatat di Bursa Efek Indonesia - ibukotakini.com

Dengan kenaikan tajam dalam tempo singkat, BSBK kini menjadi salah satu saham lapis tiga yang paling diperbincangkan di lantai bursa. Namun, pasar masih menanti langkah konkret perusahaan dalam menjaga momentum setelah “bangun dari tidur panjang”-nya. ***